Sail Selat Karimata 2016
Lasarus: Kayong Utara Membutuh Bantuan APBN
Kalau kita bandingkan, jalan provinsi dan kabupaten tidak seimbang dengan jalan pusat
Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Jamadin
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Sahirul Hakim
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Menanggapi dorongan Presiden RI Joko Widodo agar infrastruktur di Kayong Utara diperbaiki lagi. Serta harus ada bandara atau lapangan pesawat ke Kayong Utara mendapat aspresiasi anggota DPR RI dapil Kalbar Lasarus.
"Wah, kita sangat mendukung itu. Karena inilah kondisi keadaan Kayong Utara, sangat membutuh bantuan APBN. Karena DAU dan DAK Pemkab tidak cukup untuk membangun infrastruktur," ujarnya, Sabtu (15/10/2016).
Infrastruktur jalan di Kalbar kata Lasarus, bukan hanya kayong utara yang kurang terbangun. Tapi seluruh 14 kabupaten kota di Kalbar, jauh dari layak pembangunannya. Karena itu tadi DAU dan DAK tidak mampu untuk membangun infrastruktur jalan. "Maka adanya dukungan presiden, tentu diharapkan Kalbar harus dibantu dari APBN," ucapnya.
Menurut Lasarus, wilayah Kalbar setengah dari pulai Jawa, tapi menggapa hingga sekarang Kalimantan khususnya Kalbar kurang diperhatikan oleh pemerintah pusat. Meninggat luas Kalbar sangat besar, kalau dibandingkan daerah lainnya.
"Kalau kita bandingkan, jalan provinsi dan kabupaten tidak seimbang dengan jalan pusat. Disebabkan sekali lagi ada, kurangnya DAK dan DAU tersebut. Maka dari itu harus adil pembangunannya baik wilayah Jawa dan Kalbar sendiri. Karena luas wilayahnya sangat besar," jelasnya.
Terkait bandara sendiri di Kayong Utara, Lasarus juga menyambut baik. Agar segera dibangunkan, demi akses ke wilayah kabupaten baru tersebut di Kalbar. "Kita sudah tahu disana merupakan sumber daya alam yang sangat luar biasa, yaitu tempat wisata. Kalau jalan sudah baik dan ada pesawat untuk kesana. Maka para wisatawan akan sering berkunjung ke Pulau karimata," ucapnya.
Namun katanya, kalau ingin membangun lapangan pesawat atau bandara di Kabupaten Kayong Utara, tentunya juga akan memakan anggaran cukup besar dan pemerintah setempat harus menyiapkan lahannya. "Pastinya kita serahkan kepada instansi terkait untuk membangun itu," ujarnya.
Politisi Partai PDI Perjuangan itu juga menjelaskan, bagaimana supaya pembangunan infrasturktur jalan, pendidikan, kesehatan dan sebagainya merata di Kalbar. Pemerintah Pusat harus segera melakukan pemekaran wilayah di Kalbar. "Kita tahu bahwa Kalbar sangat luas, makanya dimekarkan oleh pemerintah," ungkapnya.
Sementara itu Wakil Gubernur Kalbar Christiandy Sanjaya juga menyambut baik dan mendukung, apa yang dikatakan oleh Presiden RI Joko Widodo. "Kami sangat mendukung dan bersyukur, karena acara sail ini tentu diharapkan salah satunya adalah, pertumbuhan wisatawan ke Kayong Utara. Sehingga infrastruktur termasuk bandara sangat dibutuhkan supaya mempermudah transportasi kesana," ucapnya