Sail Selat Karimata 2016

Kodam Kerahkan 2.900 Personel di Hari Puncak Sail Karimata

Saya lihat untuk Kayong Utara jauh lebih siap jika dibanding dengan Sail Sebelumnya

Penulis: Muhammad Fauzi | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MUHAMMAD FAUZI
Rapat - Bupati Hildi Hamit dan wakilnya gelar rapat persiapan dengan Kapolres AKBP Sunario, Kasdam XII Tanjung Pura Brigjen TNI Achmad Supriyadi 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Muhammad Fauzi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Guna melakukan pengamanan di acara Sail Selat Karimata, Kepala Staf Kodam (Kasdam) XII Tanjung Pura Brigjen TNI Achmad Supriadi sambangi Kayong Utara untuk melakukan koordiasi terkait pengamanan pada acara puncak Sail Karimata, 15 Oktober mendatang yang dipusatkan di Pantai Pulau Datok, Sukadana, Kamis (6/10/2016).

Pada rapat koordinasi tersebut tampak hadir, Danrem 121 ABW Bringjen TNI Widodo Iriansyah, Asisten Operasi (Asops) Kasdam XII/ Tanjungpura Kolonel Inf Muhammad Muchidin, Dandim Ketapang Letkol Riko Haryanto, Kapolres Ketapang AKBP Sunario, dan Bupati Kayong Utara Hildi Hamid.

"Tentunya pengamanan yang benar-benar dilakukan, maka Kodam XII Tanjung Pura, Pangdam sebagi Pangops Pam, akan menggelar pengamanan dalam rangka Sail Selat Karimata. Tentunya pengamanan tersebut dilakukan secara maksimal, pada hari ini (Kamis, 6/10/2016) kita meninjau dimana nanti akan menempatkan pasukan kemudian dikaitkan dengan rangkaian kegiatan. Sehingga nantinya dengan harapan pada saat kegiatan tidak ada terdapat kendala," terang Brigjen TNI Achmad Supriadi.

Proses pengamanan yang dilakukan tentunya, lanjut dia sesuai standar RI pengamanan Presiden. Dengan menurunkan kendaraan anoa untuk pengamanan, penyelamatan termasuk helikopter kepresidenan. "Untuk total personil yang terlibat pada pengamanan sekiat 2.900 personel, hampir mendekati 3.000," terangnya kepada sejumlah awak media.

Sementara itu, untuk kapal perang yang turut terlibat dalam memeriahkan event Sail tersebut, dirinya menjelaskan tidak dapat salingpas, karena melihat kondisi laut yang dangkal. Selain itu, lanjut dia mengenai kehadiran kapal Yachter yang hadir pada kegiatan yang sama, proses pengamanan juga telah dilakukan. "Kalau untuk kapal-kapal Yachter tentunya sebelum masuk ke Indonesia semua telah diperiksa,"terangnya.

Saat berada di Kabupaten Kayong Utara, dengan melihat secara langsung lokasi perhelatan kegiatan Puncak Sail Selat Karimata di Pantai Paulu Datok, dan beberapa lokasi lainnya menurut dia jauh lebih saip jika dibanding dengan Sail sebelumnya. "Saya lihat untuk Kayong Utara jauh lebih siap jika dibanding dengan Sail Sebelumnya. Hanya saja, sangat perlu didorong untuk dapat segera menyelsikan yang belum terselesaikan, mengingat waktu pelaksanaan semakin dekat,"sambungnya.

Untuk warga yang ingin menyaksikan Sail Selat Karimata, diakuinya memang ada beberapa lokasi yang tidak dapat di buka untuk umum, mengingat ada standar keamanan yang perlu dipatuhi dalam melakukan pengamanan kepala Negara.


"Bisa-bisa, bagi masyarakat yang ingin menyaksikan tentunya bisa. Hanya saja dapat diatur, karena dilokasi ini terdapat tenda VIP, dan VVIP. Yang jelas kami tidak memepersulit, namun diatur. Karena pengamanan VVIP ada standarnya jadi tidak ada mempersulit. Kemudia di Masjid nanti (Masid Oesman Al -Kahir) juga sama, akan kita atur,"tungkasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved