Sail Selat Karimata 2016

Dukung Sail Selat Karimata 2016, Pemprov Kalbar Alokasikan Rp 80 Miliar

Ia menjelaskan memang dukungan yang diberikan tidak bisa dari awal karena mengingat pemberitahuan di saat APBD sudah disusun.

Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Arief
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MUHAMMAD FAUZI
Lokasi acara puncak Sail Selat Karimata 2016 di kawasan Pantai Pulau Datuk, Kayong Utara. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mendukung penuh pelaksanaan Festival Sail Selat Karimata (SSK) 2016.

Gubernur Kalbar, Cornelis mengatakan sebagai bentuk dukungan, Pemprov Kalbar mengalokasikan anggaran senilai Rp 80 miliar APBD Provinsi Kalbar.

Dukungan ia katakan penting lantaran event berskala internasional menjadi nilai tambah bagi Kalbar.

Dukungan dalam bentuk anggaran walaupun kondisi keuangan Kalbar tidak stabil ia katakan merupakan kerja nyata Pemerintah Daerah.

"Bagaimana tidak mendukung jika sudah mengalokasikan anggaran. Alokasi anggaran senilai Rp 80 miliar APBD provinsi Kalbar. Jika memang tidak mendukung sudah dari awal berhentikan saja kegiatannya," kata Cornelis, usai menghadiri Hari Rabies Sedunia di Mercure Hotel Pontianak, pada Rabu (28/9/2016).

Kegiatan Sail Selat Karimata 2016 yang diikuti oleh peserta mancanegara tersebut kata Cornelis bisa dimanfaatkan oleh pemerintah setempat untuk dapat mempromosikan semua potensi yang dimiliki.

Ia menjelaskan memang dukungan yang diberikan tidak bisa dari awal karena mengingat pemberitahuan di saat APBD sudah disusun. Terkait peruntukan, seperti perbaikan akses jalan melalui UPJJ dan kewenangan Provinsi lainnya.

"Memang tidak bisa mendukung dari awal. Persoalannya pemberitahuan di tengah jalan. Sementara APBD sudah disusun. Hal inipun sudah disampaikan saat rapat dengan Menko (Kemaritiman) kemarin agar jauh-jauh hari diinformasikan di lokasi mana agar bisa menganggarkan," jelas Cornelis.

Terkait rencana kedatangan Presiden Joko Widodo membuka langsung Festival Sail Selat Karimata 15 Oktober nanti, Cornelis sendiri belum berani memastikannya.

Rencananya Rabu sore ini dia akan berangkat ke Kayong Utara untuk meninjau langsung persiapan pelaksanaan festival ini. Potensi lainnya yang akan dikenalkan kata Cornelis meliputi budaya, flora dan fauna, kekayaan alam, kerajinan tangan dan lain sebagainya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved