Berita Video
[VIDEO] Heli Keliling Bawa Waterboom Guyur Kubu Raya
Khususnya di wilayah Kubu Raya, namun heli BNPB terlihat wirawiri membawa gandolan water boom, Selasa (20/9/2016) sekitar pukul 08.40 wib.
Penulis: Madrosid | Editor: Mirna Tribun
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Madrosid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Meski sebagian wilayah Kalbar telah diguyur hujan selama beberapa hari.
Khususnya di wilayah Kubu Raya, namun heli BNPB terlihat wirawiri membawa gandolan water boom, Selasa (20/9/2016) sekitar pukul 08.40 wib.
Sebagian wilayah Kalbar mendapat hujan namun sebagian lainnya ada yang belum.
Lamanya musim panas sebelumnya masih menyisakan hotspot yang masih kuat. Sehingga guyuran hujan hanya meredakan titik hotspot sementara saja.
Buktinya meski awan selalu mendung, helikopter dari BNPB masih terlihat melakukan aktifitas dengan membawa waterboom.
Seorang warga, Desa Punggur, Matnasir mengaku pernah terkena siraman air dari water boom tatkala dirinya melakukan kegiatan pembakaran dengan cara ditumpuk dan dijaga.
"Kita jadi bingung gimana caranya kita menggarap lahan kalau dibakar dengan cara apapun tidak boleh. Padahal sudah kita kumpulkan baru kita bakar. kita belum punya cara lain supaya bisa garap lahan dengan cara dibakar," ungkapnya.
Menurut Nasir, kalau tidak dibakar tanamannya tidak akan hidup. Sementara larangan terhadap petani untuk tidak bakar lahan hanya sebatas slogan dari pemerintah tanpa ada solusi.
"Kita mau nerima dan menunggu sebenarnya solusi kalau memang bakar dilarang. Sampai saat ini belum ada. kalau tidak dibakar tanaman tidak akan hidup di daerah kita ini. Dan ini sudah kita lakukan sejak dulu," pungkasnya.