Liputan Khusus

Ketua DPRD Sanggau: Tak Masuk Akal Jembatan Semegah Itu Gelap Gulita

Kita tahu di lokasi jembatan itu tidak ada pengamanan. Maka diserahkan ke Kabupaten Sanggau, terkait penerangan lampu.

Editor: Marlen Sitinjak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/DESTRIADI YJ
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meresmikan Jembatan Kapuas Tayan yang kemudian disetujui namanya Jembatan Pak Kasih di Tayan oleh Jokowi atas usulan Gubernur Kalimantan Barat Cornelis, di Kecamatan Tayan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Ketua DPRD Sanggau, Jumadi mengatakan, megahnya jembatan Pak Kasih di Kecamatan Tayan Hilir, rasanya tak masuk akal jika gelap gulita pada malam hari.

Apalagi pembangunan jembatan membutuhkan dana sangat besar. Namun kenyataanya saat malam hari jembatan tersebut memang gelap gulita.

"Untuk itu, kita minta dengan sudah diresminya jembatan Pak Kasih yang merupakan jembatan terpanjang di Kalimantan dan termegah, harapan kita diterangi dengan lampu jika malam hari," katanya.

Apabila diterangi dengan lampu, jembatan itu kelihatan megah jika dilalui pengguna jalan yang melintasi.

"Masa bangun jembatan yang dananya besar mampu, tapi untuk penerangan tidak mampu. Ini kita harapkan jangan ada image dari masyarakat yang mengatakan pemerintah mampu bangun jembatan tapi memelihara tidak mampu," tegasnya.

BACA JUGA: Daya PLN Siap Hidupkan Lampu Jembatan Pak Kasih

Dikatakan politisi PDIP Sanggau itu, apabila tak ada anggaran pemeliharaan jembatan tersebut, pihaknya mendorong pemerintah untuk buat aturan agar setiap orang lewat jembatan bayar.

"Jalan alternatifnya seperti itu, seperti jalan tol misalnya yang dibayar apabila melewatinya," pungkasnya.

Sementara itu Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Muhammad Isya, menyatakan masalah penerangan atau lampu di Jembatan Pak Kasih kalau tidak salah sudah diserahkan ke Kabupaten Sanggau.

"Mungkin kendalanya adalah masalah listrik. Kita harap Kabupaten Sanggau bisa segera menyelesaikan permasalahan penerangan di Jembatan Tayan. Sebab, tidak elok dipandang, ketika malam terlihat gelap. Apa lagi jembatan Tayan merupakan jembatan kebanggaan Kabupaten Sanggau dan Kalbar," kata Isya.

BACA JUGA: Pekan Depan Jembatan Pak Kasih Terang Benderang

Ia mengatakan, sangat bagus kelihatan ketika malam hari Jembatan Pak Kasih sudah diberikan penerangan. Isya menuturkan, dulu pernah mau dikasih dengan lampu baterai hanya saja pemerintah khawatir ada tangan-tangan jahil yang bisa mengambilnya.

"Kita tahu di lokasi jembatan itu tidak ada pengamanan. Maka diserahkan ke Kabupaten Sanggau, terkait penerangan lampu. Sebab, kendala listrik hingga sekarang belum bisa difungsikan," jelasnya.

Dengan adanya listrik dari Malaysia kata Politisi Partai Demokrat itu, diharapkan daya listrik tersebut bisa menghidupkan lampu di Jembatan Pak Kasih.

"Kita minta Pemerintah Sanggau segera memberikan solusi terkait penerangan di Jambatan Pak Kasih saat malam hari. Kalau gelap rawan kecelakaan dan tidak enak dipandang mata," katanya.

(Berita Selengkapnya di Koran Tribun Pontianak Edisi, Jumat 12 Juli 2016)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved