KM Bukit Raya Kandas
Ini Penyebab KM Bukit Raya Tujuan Surabaya - Pontianak Kandas
KM Bukit Raya, dari Surabaya menuju Pontianak, kandas di buih 3-4, Muara Jungkat, Jumat (3/6/2016) malam.
Penulis: Nasaruddin | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - KM Bukit Raya, dari Surabaya menuju Pontianak, kandas di buih 3-4, Muara Jungkat, Jumat (3/6/2016) malam. Kapal milik Pelni ini diketahui keluar dari alur utama karena faktor cuaca.
"Kapal coba masuk di as, tapi tiba-tiba arus kencang sehingga terdampar ke posisi yang lebih dangkal sehingga kandas. Jadi faktor penyebabnya, cuaca ekstrem," kata Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pontianak, Gunung Hutapea di atas KM Bukit Raya, Sabtu (4/6/2016) sore.
Gunung menjelaskan, kandasnya kapal tersebut tidak membuat gangguan terhadap alur. Sebab posisi kapal tidak melintang. "Untuk jalur pelayaran, aman. Tadi kita lihat Lawit sudah melintas. Jadi posisi kapal tidak melintang sehingga tidak menyulitkan kapal lain melewati buih 3-4 ini. Ini tidak mengganggu alur sehingga tidak mengganggu ekonomi Kalbar," katanya.
KM Bukit Raya membawa 950an penumpang. Akibat kandasnya kapal, mereka dievakuasi menggunakan kapal ASDP dalam tiga tahap. Tahap pertama, ada 550 penumpang yang dievakuasi ke Pontianak. Pada tahap kedua, 700 penumpang diangkut. "Tahap ketiga keseluruhan penumpang dievakuasi.
Sejauh ini penumpang dalam kondisi baik. Bisa kita lihat ya di depan kita sekarang sedang dilakukan evakuasi. Setelah itu, menunggu air pasang kita tarik kapalnya dengan dua atau tiga tugboat," ujarnya.
Kejadian kandasnya kapal besar di alur ini merupakan yang pertama kalinya. Sementara kapal-kapal kecil sudah beberapa kali kandas dialur yang sama.
"Kalau kapal kecil sudah beberapa kali kandas. Tapi yang besar baru kali ini. Itupun karena arus kencang dan tiba-tiba," ujarnya.