Empat Kegiatan Utama Sail Selat Karimata 2016
Sehubungan dengan hal ini, kegiatan utama Sail Selat Karimata 2016 terdiri dari 4 kegiatan
Penulis: Muhammad Fauzi | Editor: Arief
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Dalam rangka percepatan pembangunan dan pengembangan potensi sumber daya ke lautan dan pariwisata lndonesia, perlu diselanggarakan Sail Selat Karimata 2016.
lni dilakukan guna mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil serta menyemarakkan Hari Ulang Tahun Kemardekaan Republik Indonesia ke 71.
Demikian disampaikan Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya, Rizal Ramli dalam Rapat Koordinasi Sail Selat Karimata 2016 dengan kepala daerah penyelenggara di Kantor Kementerian Koordinator Maritim dan Sumber Daya, Jakarta, Kamis (26/5/2016).
Empat provinsi penyelenggara Sail Selat Karimata 2016 sebelumnya telah ditetapkan melalui surat kepada empat gubernur provinsi di Selat Karimata No. 04/sb-karimata/Xl/2014 yaitu Provinsi Kalimantan Barat, Provinsi Kepulauan Riau, Provinsi Bangka Belitung, dan Provinsi Jambi.
Sementara Panitia Pengarah yaitu Menko Bidang Maritim dan Sumber Daya dan Panitia Pelaksana Tingkat Pusat adalah Menteri Kelautan dan Perikanan.
Sehubungan dengan hal ini, kegiatan utama Sail Selat Karimata 2016 terdiri dari 4 kegiatan. Pertama, Seminar Nasional tentang Kemaritiman di Provinsi Jambi pada 25 Agustus 2016. Kedua, acara puncak yang akan dilaksanakan pada 15 Oktober 2016 mendatang di Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat.
Acara puncak ini rencananya akan diisi dengan berbagai hiburan, satu di antaranya adalah tari pembukaan yang melibatkan 500 siswa.
Hingga saat ini pemerintah daerah Kabupaten Kayong Utara sedang menyediakan lahan di kawasan Pantai Pulau Datuk, yang ditetapkan menjadi lokasi acara puncak Sail Selat Karimata. (*)