Liputan Khusus
Terminal Opelet Tak Ada Lagi
Hal itu bisa dilihat di Jl Seroja, Jl Sisingamangaraja, Jl Tanjungpura (depan Pasar Sudirman) dan beberapa ruas jalan di Kota Pontianak lainnya.
"Terminal tidak jelas dimana, sepeda motor banyak, ngambil tepi jalan tidak boleh, ngetem di luar dilarang. Depan Korem, BNI, Pelampung, sigah sebentar dilarang Sekarang tidak bisa menjelaskan penghasilan berapa, kadang tidak cukup, dapat Rp 150 ribu sulit paling dapat Rp 70 belum bensin, Rp 20 ribu hingga Rp 30 ribulah lah bersihnya 1 hari untuk dibawa pulang. Dapat Rp 50 ribu bersih jak sekarang sulit," keluhnya.
Mislan mengatakan bahwa memang di sinilah pemerintah menunjukan tempat untuk dia bersama rekanya ngetem dan menaik turunkan penumpang.
"Disini lah tempatnya, Jl Seroja tempat nongkrong depan jalan kaki lima, terminal tidak ada, ya begini. Naik turun penumpang, mana ada terminal cuma parkir aja tepi jalan pertokoan, namanya terminal pinggir jalan," katanya.
Dia juga tidak berharap banyak diberikan fasilitas seperti terminal, karena dirinya sendiri sudah pasrah dan menerima keadaan seperti ini.
"Saya tidak berharap banyak, apa adanya saja, ya kalau udah gini ya sudah lah, susah juga kalau ngomong gitu, menuntut lebih, Angkutan itu harusnya ada terminalnya, tempat parkir, tempat naik turunkan penumpang, tempat istirahat supir dll," pungkasnya menutup pembicaraan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/opelet_20160421_172328.jpg)