Persiapkan Sail Selat Karimata, Pemkab Kayong Utara Bebaskan Lahan 11 Hektare

Dia menilai, Kayong Utara termasuk kabupaten yang cepat dalam mempersiapkan event tahunan ini.

Penulis: Muhammad Fauzi | Editor: Arief
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MUHAMMAD FAUZI
Bupati Kayong Utara, Hildi Hamid (kiri) bersama Deputi Bidang Sumber Daya, Iptek dan Budaya Maritim Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya Republik Indonesia, Dr Ir Safri Burhanuddin, DEA dan perwakilan dari Provinsi Kalimantan Barat melakukan rapat kesiapan Sail Selat Karimata 2016, Rabu (20/4/2016). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Dalam mempersiapkan acara Sail Selat Karimata 2016, Pemerintah Kabupaten Kayong Utara melakukan rapat dengan kementerian dan lembaga terkait, serta Pemprov Kalbar di Gedung Balai Praja Kantor Bupati Kayong Utara, Rabu (20/4/2016).

Dalam rapat ini beberapa perwakilan dari kementerian dan lembaga menyampaikan beberapa hal guna menunjang suksesnya acara Sail Selat Karimata yang akan dilaksanakan 15 Oktober 2016 mendatang.

Dalam rapat ini, Bupati Kayong Utara Hildi Hamid menyampaikan beberapa hal. Terutama dalam penyedian lahan yang sudah ditetapkan Pemkab Kayong Utara, di mana acara puncaknya di kawasan Pantai Pulau Datuk.

Menurut Hildi, beberapa lahan sudah dibebaskan pemerintah daerah, dan sekarang sedang dalam proses pengerjaan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera).

“Lahan itu sudah bebas, yang kami bebaskan kurang lebih 11 hektare,”terang Hildi Hamid saat melakukan rapat dengan perwakilan Kementerian dan Lembaga dalam menyongsong Sail Selat Karimata 2016.

Sementara itu Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya Republik Indonesia melalui Deputi Bidang Sumber Daya Manusia, Iptek dan Budaya Maritim Dr Ir Safri Burhanuddin, DEA memuji kesiapan Kayong Utara menjadi tuan rumah Sail Selat Karimata.

Dia menilai, Kayong Utara termasuk kabupaten yang cepat dalam mempersiapkan event tahunan ini.

“Dari beberapa sail, ini (Kayong Utara) termasuk cepat, dalam arti kesiapan fisiknya, walaupun Keppres belum keluar. Kalau ini kita kesiapan fisik sudah bagus, Anda bisa lihat di Pantai Pulau Datuk, itu sudah ada kegiatannya. Biasanya sisa 3 bulan baru mulai kegiatannya, ini masih 6 bulan sudah siap,” kata Safri Burhanuddin.Persiapkan Sail Selat Karimata, Pemkab Kayong Utara Bebaskan Lahan 11 Hektare

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved