Jangan Minum Tujuh Jenis Obat ini Saat Perut Masih Kosong

Beberapa jenis obat memang bekerja lebih baik jika dikonsumsi setelah makan. Hal ini karena obat tersebut dapat diserap lebih baik dalam darah.

Editor: Mirna Tribun
kompas.com
Ilustrasi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Ketika sebuah obat diberi label "konsumsi setelah makan", sebaiknya ikuti instruksi tersebut. Kepatuhan kita bisa mencegah efek negatif seperti mual atau gangguan perut lainnya.

Beberapa jenis obat memang bekerja lebih baik jika dikonsumsi setelah makan. Hal ini karena obat tersebut dapat diserap lebih baik dalam darah.

Berikut adalah beberapa obat yang sebaiknya dihindari saat perut kosong.

1. Antibiotik

Setiap jenis antibiotik bekerja dalam mekanisme berbeda, termasuk diantaranya harus diminum setelah makan. Antibiotik yang sebaiknya dikonsumsi setelah makan antara lain amoksilin, augmentin, dan clofazimine.

2. Metformin

Metformin adalah obat untuk diabetes tipe 2 atau awam biasa menyebutnya penyakit kencing manis. Obat ini sebaiknya diminum setelah makan untuk menghindari nyeri perut. Makan sebelum minum obat juga mencegah gula darah terlalu rendah.

3. Pil KB

Minum pil KB pada waktu yang sama setiap hari sangat penting agar kontrasepsi ini efektif. Tetapi yang tak kalah penting adalah mengonsumsinya setelah makan. Tujuannya untuk mengurangi rasa mual.

4. Antasida

Obat antasida bekerja untuk mengurangi rasa terbakar di dada (heartburn) dan gangguan pencernaan dengan cara menetralisir asam lambung. Sebaiknya konsumsi obat ini satu jam setelah makan atau sambil makan. Namun jika nyeri lambung muncul di malam hari, tak perlu konsumsi antasida setelah makan.

5. Prednison

Ini merupakan jenis obat yang biasanya berbentuk pil atau cair. Obat Prednison diresepkan untuk orang dengan kadar kortikosteroid rendah. Sebaiknya konsumsi obat ini setelah makan atau minum susu untuk mencegah iritasi usus. Bila diminum dalam bentuk cair, disarankan meminumnya bersama dengan jus atau makanan lembut.

6. Pereda nyeri

Nonsteroidal Anti-Inflammatory Drugs (NSAIDs) biasanya dipakai untuk mengatasi nyeri dengan cara menghambat prostaglandin, reseptor nyeri tubuh. Contohnya adalah aspirin atau ibuprofen.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved