Tribun Explore Kalbar

Jembatan Kapuas 1, Satu-satunya Landmark Kebanggaan Warga Kalbar

Jika anda bepergian ke Kota Pontianak, dan menjelajahi setiap sudut kota, sudah dipastikan, anda akan melalui Jembatan Kapuas 1.

Penulis: Tito Ramadhani | Editor: Mirna Tribun
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Suasana pagi hari di Jembatan Kapuas, Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (19/2/2016). Bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana wisata air, tidak ada salahnya menyusuri Sungai Kapuas melihat kehidupan warga di tepian sungai terpanjang di Indonesia ini. Waktu yang paling tepat untuk melihat berbagai aktivitas warga tepian Sungai Kapuas adalah sore, sekitar pukul 16.00-18.00. Jika anda beruntung, anda dapat menikmati suasana matahari terbenam yang berbeda, serta indahnya kelap kelip lampu berbias dengan aliran air. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Jika anda bepergian ke Kota Pontianak, dan menjelajahi setiap sudut kota, sudah dipastikan, anda akan melalui Jembatan Kapuas 1.

Karena, dengan enam tiang penyangga, Jembatan berbahan baja, dan panjang total 420 meter ini menjadi jalur akses penyeberangan utama warga Pontianak. Yang membelah lintasan Sungai Kapuas, untuk menghubungkan jalur luar kota, wilayah Pontianak Utara dan Timur dengan wilayah Pontianak lainnya.

Pembangunan jembatan ini, memakan waktu dua tahun. Dimulai pada tahun 1980 hingga diresmikan oleh Presiden Soeharto pada 27 Januari 1982.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Suasana pagi hari di Jembatan Kapuas, Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (19/2/2016).

Kala itu Jembatan Kapuas 1 menjadi satu-satunya landmark kebanggaan warga Kalbar. Karena untuk menuju pusat kota, jika warga menyeberang dengan mengendarai kendaraan, maka hanya dapat melalui jembatan ini.

Kini, setiap akan bepergian ke luar kota, terutama untuk menjelajah kawasan pesisir Kalbar, Jembatan Kapuas 1 menjadi satu di antara pilihan akses, selain Jembatan Kapuas 2 dan Feri Penyeberangan.

Dari Bandara Supadio Pontianak ke jembatan ini, hanya berjarak sekitar 16 kilometer. Jadi, jika anda menggunakan kendaraan roda empat, anda hanya membutuhkan waktu sekitar 25 menit saja.

Namun, perlu kiranya anda menambahkan sedikit waktu lebih awal saat anda akan melintasi jembatan ini. Oleh karena masih menjadi jalur akses utama, tak jarang kemacetan masih tampak pada jam-jam tertentu, seperti pada pukul 06.00 WIB hingga pukul 07.00 pagi, pukul 12.00 siang dan pada pukul 17.00 sore.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved