Pangdam Tanjungpura: Prajurit Jangan Suka Berkelahi

Tidak hanya dengan polisi, mantan Dan Pusterad ini juga menegaskan prajurit jajarannya tak boleh berkelahi dengan masyarakat.

Penulis: Hadi Sudirmansyah | Editor: Arief
TRIBUN/HDI
Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Agung Risdhianto melakukan kunjungan kerja di Mako Batalyon Zeni Tempur 6/SD di Anjongan, Kabupaten Mempawah, Sabtu (9/1/2016) sore. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Agung Risdhianto minta secara tegas kepada prajuritnya untuk menghilangkan citra negatif bahwa prajurit TNI gemar berkelahi dengan satuan lain dan masyarakat sipil.

"Hilangkanlah tren prajurit-prajurit yang gemar berkelahi, terlebih berkelahi dengan polisi cuma lantaran permasalahan kecil, seperti tak menggunakan helm atau persoalan kecil lainnya," ujar Pangdam saat kunjungan kerja di Mako Batalyon Zeni Tempur 6/SD di Anjongan, Kabupaten Mempawah, Sabtu (9/1/2016) sore.

Pangdam mengatakan, di antara tugas polisi adalah menegakkan aturan berlalulintas. "Sebagai prajurit yang profesional juga harus berperilaku profesional. Jika terjadi permasalahan kecil segera lakukan koordinasi, kalau perlu mengalah," katanya.

Tidak hanya dengan polisi, mantan Dan Pusterad ini juga menegaskan prajurit jajarannya tak boleh berkelahi dengan masyarakat.

Usai memberikan arahan dan tatap muka, Pangdam menuturkan dalam kunjungannya ini, ia memperkenalkan diri sebagai warga baru di Kodam XII/Tanjungpura. Tujuan kedatangannya juga untuk memberikan arahan kepada prajurit jajarannya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved