Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Kalbar, Sutarmidji Kecewa Kayong Utara Tak Kirim Utusan
Saya memandang bahwa Kayong Utara tidak serius membangun dunia pendidikan dan tidak mengapresiasi guru di sana
Penulis: Anggita Putri | Editor: Jamadin
Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Kalbar, Sutarmidji Kecewa Kayong Utara Tak Kirim Utusan
PONTIANAK - Gubernur Kalbar, Sutarmidji mengaku kecewa ada satu Kabupaten dari 14 Kabupaten/Kota yang tak mengirim utusan pada pemilihan guru dan tenaga pendidikan berprestasi dan berdedikasi tingkat provinsi Kalbar tahun 2019, yang digelar di Hotel Kapuas Palace, Senin (17/6/2019).
"Kayong Utara tidak mengirim peserta, nanti akan saya tegur bupati dan DPRD nya bahwa tidak boleh seperti itu. Karena mereka termasuk IPM terendah , kok masih berbuat seperti ini. Masak perjalanan dinas yang lain bisa, tapi mengirim tenaga guru berprestasi tidak bisa, itu bukan menjadi alasan," terangnya.
Baca: Benarkan Penangkapan 4 ABK, Kapolres: Pngejaran Kapal Nelayan dari Perairan Singkawang
Baca: BREAKING NEWS - Tim Gabungan Ungkap Sindikat Narkotika Jalur Laut
Sutarmidji meminta dewannya juga harus peka. Bahwa kegiatan seperti ini juga untuk gengsinya Kayong Utara.
Bayangkan saja jika Kayong Utara bisa mendapatkan guru berprestasi ditingkat Kalbar.
"Saya memandang bahwa Kayong Utara tidak serius membangun dunia pendidikan dan tidak mengapresiasi guru di sana. Hal seperti itu tidak benar, bupati, dan DPRD nya salah. Kenapa tidak ada anggaran. Malah anggaran untuk guru di potong, padahal anggaran untuk jalan juga ada," ujarnya.
Baca: Warga Terlihat Tegang, Seorang Wanita Melahirkan di Teras Indomaret
Sutarmidji tegaskan tidak ada alasan lain tidak mengikuti kegiatan seperti ini.
"Tidak ada alasan lain, melainkan tidak ada duit. Pokoknya tidak ada alasan disana tidak punya guru berprestasi," pungkas Sutarmidji.