Polres Mempawah Akan Terus Selidiki Penyebab Tenggelamnya Bocah Asal Pontianak di Sungai Boyan

"Kita tetap akan ambil keterangan seputar TKP dengan memeriksa saksi-saksi yang melihat kejadian itu," ujarnya kepasa Tribun, Sabtu (15/6/2019).

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Ishak
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kapolres Mempawah AKBP Didik Dwi Santoso saat diwawancarai, Rabu (3/4/2019). 

Kapolres Mempawah Akan Terus Selidiki Penyebab Tenggelamnya Bocah Asal Pontianak di Sungai Boyan

MEMPAWAH - Kapolres Mempawah, AKBP Didik Dwi Santoso memastikan tidak ada kejanggalan dalam meninggalnya Syarif M Alif Abrahim, bocah berusia satu tahun delapan bulan yang ditemukan tewas tenggelam di Sungai Boyan, Mempawah, Sabtu (15/6/2019) pagi.

AKBP Didik memastikan pihak kepolisian akan terus menyelidiki dan mengungkap penyebab tewasnya bocah asal Pontianak Timur itu.

"Kita tetap akan ambil keterangan seputar TKP dengan memeriksa saksi-saksi yang melihat kejadian itu," ujarnya kepasa Tribun, Sabtu (15/6/2019).

Warga sekitar lokasi tenggelamnya Alif sempat merasa janggal dengan kematian Alif.

Baca: Kronologi Tenggelamnya Bocah Asal Pontianak di Sungai Boyan, Keluarga Ungkap Hal Mengejutkan

Baca: Bocah Asal Pontianak Tenggelam di Sungai Boyan, Warga Temukan Jenazahnya di Lubuk Buaya

Sebab jarak antara titik ditemukannya boneka model anjing yang dimainkan Alif dengan titik ditemukanya terpaut jauh.

Menurut AKBP Didik, tidak ada yang janggal terkait kematian korban, sebab anak berusia satu tahun delapan bulan memang seharusnya berada di bawah pengawasan orang dewasa.

"Sebenarnya tidak ada yang janggal ya, ini kan anak kecil dengan air, tidak perlu banyak sudah bisa fatal, apalagi kalau tidak dalam pengawasan orng dewasa," ujarnya.

Mengingat lokasi ditemukannya korban jauh dari parit yang ada didepan rumah korban, AKBP Didik menduga anak ini bermain hingga di pinggir sungai dan hanyut karena tidak bisa berenang.

Baca: Kapolres Sambas Beberkan Kronologis Ridho Tenggelam di Tempat Wisata Kolam Biru

Baca: Ridho Tewas Tenggelam di Tempat Wisata Kolam Biru, Polisi Ungkap Dugaan Penyebabnya

Kapolres mengimbau agar masyarakat berhati-hati dalam melakukan pengawasan kepada anak dibawah umur, apalagi anak yang usianya masih dibawah lima tahun.

"Saya mengimbau kepada warga agar tetap melakukan pengawasan kepada anak-anak yang bermain terutama tinggal didekat parit atau sungai, jangan lepas dari pengawasan dan pantauan orangtua atau dewasa," pungkasnya. 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved