Adian Napitupulu: Tito Karnavian, Luhut Pandjaitan, Wiranto Jadi Target Penculikan & Pembunuhan

"Nomor-nomor telepon pengirim dan akun-akun pengirim ancaman sudah saya laporkan semua. Terbaru tadi pagi baru terima ancaman lagi

Tribunnews.com/M Zulfikar
Adian Napitupulu 

Adian Napitupulu: Tito Karnavian, Luhut Pandjaitan, Wiranto Jadi Target Penculikan & Pembunuhan

PASCA 22 MEI - Ancaman penculikan hingga pembunuhan menghampiri para pejabat pemerintahan Jokowi-JK. 

Setidaknya ada nama Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Menko Kemaritiman Jenderal (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan, Menko Polhukam Jenderal (Purn) Wiranto, dan politisi PDIP Adian Napitupulu menjadi target ancaman penculikan hingga pembunuhan.

Anggota DPR RI Adian Napitupulu, mengungkapkan hal itu saat melapor ke Bareskrim Polri atas ancaman yang diterimanya melalui media sosial dan pesan singkat.

Adian Napitupulu mengaku dirinya diancam akan diculik hingga akan dibunuh.

Bahkan ancaman itu ditujukan tak hanya kepada dirinya.

Namun juga kepada Tito Karnavian, Luhut Pandjaitan hingga Wiranto.

Baca: Ani Hasibuan:Gak Ada Urusan Politik, Adian Unggah Video Dokter Acungkan Simbol 02 dan Ganti Presiden

Baca: Fadli Zon Kalahkan Adian Napitupulu, Tommy Kurniawan hingga Primus Yustisio di Dapil Jabar V

Baca: Tinggal Sendiri Pasca Perceraian Orangtuanya, Rizky Febian Siapkan Sendiri Menu Sahurnya

"Ancaman-ancaman penculikan, pembunuhan. Yang diancam tidak cuma saya, ada Pak Tito, Pak Luhut, Pak Wiranto. Jadi satu anggota DPR, dua menteri, Kapolri yang diancam," ujar Adian, di Bareskrim Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (22/5/2019).

Ia menjelaskan bahwa ancaman itu diterima melalui beragam media sosial seperti di WhatsApp dan Facebook.

Selain itu, ada pula ancaman melalui SMS dan jumlah pesan ancaman yang diterimanya meningkat selama tiga hari belakangan.

Menurutnya, ancaman itu diterimanya lantaran ia sangat vokal menyatakan dukungan kepada Presiden Joko Widodo.

Ia pun menyayangkan lantaran pandangan berbeda membuatnya menerima ancaman.

"Nomor-nomor telepon pengirim dan akun-akun pengirim ancaman sudah saya laporkan semua. Terbaru tadi pagi baru terima ancaman lagi," ucapnya.

"Kalau kita punya pandangan berbeda tentang banyak hal, ya bicarakan secara ilmiah. Jangan mengancam," imbuh Adian.

Baca: Momentum Bukber Dijadikan Panitia BPUN Kalbar 2019 Perkuat Kekeluargaan

Baca: Ditampilkan di Pekan Gawai Dayak, Pangka Gasing Permainan Dimasa Kecil yang Hampir Terlupakan

Baca: Ketua MPR RI Temui Presiden Jokowi, Ajak Selesaikan Masalah Pemilu dengan Damai dan Dialog

 

Adian menyerahkan barang bukti kepada kepolisian berupa tangkapan layar berisi kata-kata ancaman, nomor ponsel serta akun pengancam.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved