Korban Layangan Bertambah
BREAKING NEWS - Korban Layangan Kembali Bertambah, Remaja 12 Tahun Luka Bakar Setengah Badan
Posisi saya dapatkan dia itu udah di bawa kawannya sama warga, dalam posisi telanjang, dan luka bakar di sekujur tubuhnya
Penulis: Ferryanto | Editor: Rihard Nelson Silaban
BREAKING NEWS - Korban Layangan Kembali Bertambah, Remaja 12 Tahun Luka Bakar Setengah Badan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Permainan layangan yang menyalahi aturan seperti bertali kawat kembali memakan korban di Kalimantan Barat.
Seorang anak laki-laki berusia 12 tahun, bernama Riski asal Desa Wajok Hulu, Kecamatan Siantan, Kabupaten Mempawah hanya bisa pasrah tertidur di ranjang di ruang perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soedarso.
Sang ibu bernama Linda (53) mengatakan bahwa dari informasi yang di terimanya dari perawat luka bakar sang anak bagian luar mencapai 58%.
Baca: BREAKING NEWS - Terduga Pelaku Pembunuhan Heni Darsita Ditangkap, Bekuk IK di Kalteng
Baca: Bupati Landak Ajak Masyarakat Jaga Situasi Kondusif di Bulan Ramadan
Baca: Listrik Sering Padam, PLN Kalbar Minta Stop Main Layangan Apalagi Bertali Kawat
Sedangkan luka bakar dibagian dalam yakni tepatnya di tenggorokan korban mencapai 25%.
Wawan Abang korban, kepada Tribun di RSUD Soedarso menuturkan bahwa kejadian ini terjadi pada Rabu (15/5/2019) sekira pukul 17.00 WIB.
Namun pihak keluarga tidak tau secara pasti bagaiman korban bisa mengalami musibah ini.
Ia mengatakan, saat itu korban Riski dibawa pulang ke rumah oleh warga sekitar dalam posisi telanjang tanpa sehelai pakaian pun melekat di tubuhnya
Dimana korban dalam keadaan gosong penuh luka bakar si sekujur tubuhnya.
"Posisi saya dapatkan dia itu udah di bawa kawannya sama warga, dalam posisi telanjang, dan luka bakar di sekujur tubuhnya,"ungkapnya.
Setelah itu, setelah dirinya bertanya kepada warga yang membawa adiknya.
Baca: Satpol PP Sanggau Ancam Tindak Tegas Pemain Layangan di Sembarang Tempat
Baca: Forum Komunikasi Mahasiswa Dorong Pemkot Singkawang Beri Efek Jera Bagi Oknum Pemain Layangan
Baca: ASN Pontianak Hijrah ke Provinsi, Ini Kata Anggota DPRD Herman Hofi
Baca: Tangkap Pelaku Pengguna Uang Palsu, Polres Landak Juga Temukan Narkoba dan Motor Curian
Menurut warga yang membawa bahwa sang adik terkena sengatan listrik dari tower listrik sutet di kawasan pemakaman Masyarakat Tionghoa di wilayah Desa Wajok Hulu, Kecamatan Siantan, Kabupaten Mempawah.
Ia mengatakan bahwa saat itu Riski pulang dari ngaji, dan bermain di sekitaran pemakaman dan tower sutet yang tak jauh dari rumahnya.
Kemudian, saat Riski melintas ada sebuah layangan putus dengan menggunakan tali kawat yang menyangkut di tower Sutet.
Kemudian saat ia melintas tali kawat tersebut mengenai tubuh Riski dan seketika itu juga Riski tersetrum dengan tegangan yang sangat tinggi.
Kemudian, timbul percikan api yang langsung mengenai tubuh Riski dan membakar pakaian yang dikenakannya, yang menyebabkan tubuh Riski mengalami luka bakar hingga lebih dari 50%. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/linda-ibu-saat-temani-anaknya-riski-didalam-ruang-perawatan.jpg)