Pleno KPU Landak Didatanggi Massa, Kapolres Turun Tangan
Meski dalam keadaan hujan tidak menyurutkan langkah massa dari salah satu Caleg Dapil 1 Ngabang-Jelimpo untuk mendatangi kantor DPRD Landak
Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Madrosid
Pleno KPU Landak Didatanggi Massa, Kapolres Turun Tangan
LANDAK - Meski dalam keadaan hujan tidak menyurutkan langkah massa dari salah satu Caleg Dapil 1 Ngabang-Jelimpo untuk mendatangi kantor DPRD Landak tempat dilaksanakannya rapat pleno KPU Landak hari ke 3 pada Minggu (5/5/2019).
Sekitar pukul 20.00 WIB, massa yang berjumlah sekitar 300 orang terhadang barikade pengamanan Polres Landak yant dibackup TNI dari Yon Armed 16 dan Koramil Ngabang yang dipimpin langsung oleh Kapolres Landak AKBP Bowo Gede Imantio SIK MH.
Dalam dialog terbatas, berhasil diambil kesepakatan bahwa aspirasi pengunjuk rasa diberikan waktu untuk menyampaikan tuntutannya di depan kantor DPRD Landak. Dengan menggunakan pengeras suara yang disediakan pihak TI Polres Landak.
Baca: Safari Ramadan di Masjid Al Falah Banjar Serasan, Edi Kampanyekan Cerdas Sikapi Ilmu di Dunia Maya
Baca: Safari Ramadan, Edi Kamtono Ajak Warga Cerdas Manfaatkan Medsos
Baca: Seminar Teologi STKIP Pamane Talino
Perwakilan massa bernama Dido berorasi dihadapan Kapolres Landak. "Telah terjadi kecurangan yang dilakukan oknum PPK Ngabang, yang telah merugikan Caleg dari partai Nasdem nomor urut 3 atas nama Desi Nellyda SH," ujar Dido.
"Kami minta PPK Ngabang berlaku adil dan tidak memihak salah satu caleg," teriak Dido lagi melalui pengeras suara, dan dibenarkan massa yang ada hingga menjadi pusat perhatian pengguna jalan yang lewat.
Diakhir orasinya, Dido menyampaikan terimakasih kepada pihak kepolisian sambil berucap. "Polisi dan TNI sahabat masyarakat," pekik Dido berapi-api.
Pada kesempatan tersebut, Kapolres mengapresiasi langkah yang ditempuh pengunjuk rasa dengan mengatakan. "Jika bapak-bapak mengaku Polisi dan TNI sahabat masyarakat, maka kami minta untuk tetap mengajukan aspirasinya dengan koridor yang ada," kata Kapolres di tengah kepungan massa.
"Keberatannya, kami persilakan dilakukan secara legal dan berjenjang, dan silakan membubarkan diri dengan tertib," tegas Kapolres sambil berjabatan tangan dengan Korlap massa.
Massa pengunjuk rasa membubarkan diri, dan kembali dengan menggunakan sebuah truck dan sekitar 20 kenderaan roda dua di bawah pengawalan 1 unit mobil Patwal Polantas.