Seminar Teologi STKIP Pamane Talino

Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Pamane Talino mengadakan seminar Teologi

Seminar Teologi STKIP Pamane Talino
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Pamane Talino mengadakan seminar Teologi bertemakan “Spiritualitas Santa Katarina dari Siena” dengan pembicara Pastor Mingdry Hanafi, OP dan Pastor Dr. Johanes Robini Marianto, OP. 

Citizen Reporter
Volunteer Komsos Keuskupan Agung Pontianak
Monika

Seminar Teologi STKIP Pamane Talino

SINGKAWANG - Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Pamane Talino mengadakan seminar Teologi bertemakan “Spiritualitas Santa Katarina dari Siena” dengan pembicara Pastor Mingdry Hanafi, OP dan Pastor Dr. Johanes Robini Marianto, OP.

Masih dalam rangkaian acara Dies Natalis 8 STKIP Pamane Talino, seminar ini diadakan untuk merayakan Pesta Santa Katarina Siena, pelindung Biara Dominikan di Ngabang sekaligus pelindung Kring Santa Katarina di BTN Bali Permai Jalur II Ngabang yang merupakan lokasi gedung STKIP Pamane Talino.

Adapun seminar ini dihadiri oleh warga Kring Santa Katarina dari Siena, suster, frater, dan perwakilan umat dari Paroki Mater Dolorosa Jelimpo, dan seluruh sivitas akademika STKIP Pamane Talino.

Sesi pertama adalah penyampaian biografi tentang Santa Katarina Siena dari Pastor Mingdry Hanafi, OP. Santa Katarina dari Siena lahir pada tanggal 25 maret 1347 di Siena. Ia wafat pada 29 april 1380 di usia yang ke 33 tahun.

Baca: Pemkab Sintang Akan Lakukan Safari Ramadhan di Lima Masjid, Ini Lokasi dan Jadwalnya

Baca: Ramadhan Pertama Bersama Reino Barack, Syahrini: Huuuh Gimana Ya!

Baca: Sutarmidji Akan Berikan Sanksi Tegas Bagi Pedagang Nakal yang Menaikan Harga Komoditas Berlebihan

Katarina Siena merupakan anak ke 24 dari 25 bersaudara. Namun saudara kembar Katarina, yang adalah anak ke 23 meninggal pada saar dilahirkan.

Pribadi Santa Katarina adalah ceria dan tidak mau diam. Tetapi saat berjumpa dgn pastor Dominikan, Katarina terpesona dengan penampilan para pastor dengan jubahnya.

Katarina mengatakan suatu hari ia ingin menjadi seorang Dominikan. Katarina belajar untuk berkontemplasi dan berdoa setiap saat. Pada usia 16 tahun ia menderita demam yang berat.

Lalu saat itu ia berkata “Bila saya diijinkan untuk menerima kaul (bergabung dengan dominikan awam) Tuhan pasti memberikan kesembuhan."

Halaman
12
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved