Dituduh Masukkan Narkoba ke Amerika, Capres Guatemala Ditangkap

Berkat DEA, Orellana dan Mayorga tidak akan tampil di panggung politik Guatemala. Sebaliknya, mereka bakal disidang di Amerika Serikat

Dituduh Masukkan Narkoba ke Amerika, Capres Guatemala Ditangkap
Crédito Campaña electoral de Mario Estrada Orellana
Calon Presiden Guatemala, Mario Amilcar Estrada Orellana 

NEW YORK - Dituduh memasukkan narkoba ke Amerika Serikat ( AS) demi memuluskan langkahnya, Seorang calon presiden Guatemala ditangkap pada Rabu (16/4/2019).

Dikutip AFP Kamis (18/4/2019), Kementerian Kehakiman AS menyatakan, capres Mario Amilcar Estrada Orellana dan kaki tangannya Juan Pablo Gonzalez Mayorga ditangkap di Miami.

Jaksa Geoffrey Berman dalam keterangan resminya menuturkan Orellana dan Mayorga bekerja sama dengan kartel Sinaloa asal Meksiko demi mendapatkan dana untuk memuluskan langkahnya sebagai presiden.

"Sebagai balasannya, terduga pelaku berjanji menyediakan pelabuhan dan bandara Guatemala dipakai tempat bagi kartel untuk memasukkan narkoba ke AS," kata Berman.

Baca: Bawaslu Mempawah Akui Sulit Buktikan Dugaan Money Politic

Baca: IHSG Tertekan, Ini 8 Saham Rekomendasi Reliance Sekuritas

Berman memberikan kredit kepada Badan Anti-narkoba (DEA) yang memberi dukungan dengan melakukan pengusutan terhadap konspirasi ini sejak Desember 2018.

Kementerian kehakiman menjelaskan, selama ini Orellana dan Mayorga berinteraksi dengan anggota maupun sekutu Sinaloa yang ternyata menjadi sumber utama DEA.

Kepada sumber tersebut, Orellana dan Mayorga juga meminta agar mereka bisa menyediakan pembunuh bayaran yang bisa menghabisi setiap lawan politiknya.

"Berkat DEA, Orellana dan Mayorga tidak akan tampil di panggung politik Guatemala. Sebaliknya, mereka bakal disidang di Amerika Serikat," papar Berman.

Selain mendapat tuduhan hendak memasukkan kokain ke AS, Orellana dan Mayorga juga dijerat dengan tuduhan konspirasi membuat senjata berat seperti senapan mesin.

AP via Seattle Times memberitakan, keduanya direncanakan hadir dalam Pengadilan Federal Miami pada Kamis waktu setempat dengan dakwaan diserahkan dari New York. Pejabat DEA Adolphus P Wright mengatakan kasus Orellana bisa terpecahkan berkat kerja sama yang kuat dengan otoritas penegak hukum Guatemala.

"Bersama rekan penegak hukum lainnya, kami akan melanjutkan upaya kami menekel peredaran narkoba dan sistem korup di tetangga Amerika Tengah maupun Selatan," terangnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bekerja Sama dengan Kartel Narkoba, Capres Guatemala Ini Ditangkap AS"

Editor: Jamadin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved