295 Penghuni Lapas Sambas Salurkan Hak Pilih, 100 Orang Tak Bisa Memilih

Ia menjelaskan, dari total 397 penghuni lapas tidak semuanya bisa menyalurkan hak pilihnya.

295 Penghuni Lapas Sambas Salurkan Hak Pilih, 100 Orang Tak Bisa Memilih
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/M WAWAN GUNAWAN
Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Sambas Effendi, SH MH (Batik hijau) saat menyambut Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili, yang memantau kondisi pemungutan suara di TPS Lapas Kelas II Sambas, Rabu (17/4/2019) 

295 Penghuni Lapas Sambas Salurkan Hak Pilih, 100 Orang Tak Bisa Memilih

SAMBAS - Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Sambas Effendi, SH MH
mengatakan pemilih di Lapas Kelas II Sambas ada 295 orang. Dan 17 di antaranya adalah perempuan.

"Pemilih di lapas berjumlah 295 orang, dari 397. Dan itu adalah pemilih DPTB dan lain-lain," ungkapnya, Rabu (17/4/2019).

"Wanitanya terdapat 17 orang dari 295," sambungnya.

Baca: Usai Tanya Mahfud MD Pemenang Pilpres 2019, Aa Gym: Makanya Tidak Usah Pakai Cara Licik

Baca: Klaim Menang Pilpres 2019, Prabowo: Exit Poll Raih 55,4 Persen dan Hitung Cepat Internal 52 %

Ia menjelaskan, dari total 397 penghuni lapas tidak semuanya bisa menyalurkan hak pilihnya alias golput

Menurutnya, kurang lebih 100 orang itu tidak mendapatkan hak pilih penyebabnya karena tidak terdaftar di tempat tinggal mereka.

"Ia ada, dari 397 di kurang 295 itu tidak memilih, itu karena mereka tidak terdaftar di tempat tinggal mereka," bebernya.

Baca: Bupati Atbah Bersama Forkopimda Tinjau TPS Khusus di Lapas Kelas II Sambas

Untuk diketahui, TPS yang ada di lapas itu adalah TPS 10, Desa Lubuk Dagang, Kecamatan Sambas.

Dalam proses pemungutan suara di TPS berlangsung dengan aman dan kondusif. Sedangkan untuk petugas KPPS, diambil dari pegawai lapas itu sendiri. (One)

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved