Pemilu 2019

Awasi Daerah Berpotensi

Zulfydar pun menerangkan, bagi saksi PAN, kewajiban sama dengan partai lainnya, yakni mengisi form yang disiapkan.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ANESH VIDUKA
Simulasi pemungutan suara Pemilu serentak 2019 di halaman kantor KPU Pontianak, Sabtu (13/4/2019). 

Awasi Daerah Berpotensi

PONTIANAK - WAKIL Ketua PSI Kalbar, Moch Sab'in, mengungkapkan jika pihaknya akan mengirimkan saksi pada daerah-daerah atau TPS yang potensi mendapatkan suara tinggi. Hal ini dilakukan untuk menghindari kecurangan.

"Ya ada saksi-saksi dari PSI, hanya memang saja tidak full, hanya di beberapa titik yang kita yakini suara kita besar," ujarnya, Senin (15/4).

Hal tersebut karena, kata dia, karena umumnya caleg PSI tidak terpenuhi di semua dapil.

"Kalau untuk mempersiapkan secara full tidak juga, buktinya kita ada beberapa daerah yang tidak punya caleg. Mungkin kita tidak prioritas di beberapa titik yang prioritas yang kita masukan," ujarnya.

Selain saksi, ia pun mengungkapkan jika partai besutan Grace Natalie ini akan dibantu oleh relawan-relawan.

"Ya kalau kita saksi, karena kita relawan, kita tidak seperti partai yang lain, ya adalah angkanya (honor, red). Kita PSI alhamdulillah ada bantuan teman-teman," katanya.

Baca: Daftar Kode Pos Pontianak Barat

Baca: Arus Lalu Lintas di Simpang 4 Pontianak Utara dan Timur Ramai Lancar

Walaupun memang diakuinya, untuk Caleg PSI mesti mempunyai android.

"Ya tentu saksi juga harus melaporkan C1, makanya saksi juga mesti menggunakan android, agar nanti bisa langsung follow up terus," tukasnya.

Ketua DPD PAN Pontianak, Zulfydar Zaidar Mochtar mengungkapkan jika pihaknya bergotong-rotong untuk pembiayaan saksi dan memaksimalkan warga setempat TPS.

“Prinsipnya diserahkan pada caleg seluruhnya untuk mengatur dan dari kesepakatan sebelumnya caleg membagi ruang untuk mengisi caleg-caleg yang siap untuk menjadikan seluruh saksi di setiap kecamatannya. Jadi kita terbagi habis istilahnya, yang tidak siap dia hanya menunggu hasil, lalu yang siap, mempersiapkan saksi pendamping. Secara keseluruhan kita mempersiapkan saksi di setiap kecamatan," ungkapnya, Senin (15/4/2019).

Saksi pendamping kata dia, akan bekerjasama dengan saksi utama. Apabila tidak ada saksi utama, saksi pendamping yang akan menjadi saksi utama.

"Jadi mereka (caleg, red) bahu-membahu mencarikan solusi menyampaikan kesepakatan, kesepahaman, intinya kita berbagi ruang bersama," tuturnya.

Ia pun mengatakan untuk honor sendiri juga akan menyesuaikan karena para saksi akan seharian dalam ikut mengawasi perolehan suara dari PAN.

"Honor relatif, saksi sekitar Rp 200-250 ribu karena inikan satu harian. Mereka ndak balek-balek, kami berusaha my name my address jadi saksi setempat adalah orang setempat. Kalau saya secara pribadi menempatkan posisi by name by address," jelasnya.

Zulfydar pun menerangkan, bagi saksi PAN, kewajiban sama dengan partai lainnya, yakni mengisi form yang disiapkan.

Selanjutnya menghitung jumlah partai lain maupun PAN itu sendiri, serta memfoto C1 Plano, karena malam itu juga harus Whatsapp grup dan caleg masing-masing harus melaporkan ke Partai.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved