Bupati Sintang Hadiri Tabligh Akbar Desa Tinum Baru Kecamatan Tempunak
Bupati Sintang, Jarot Winarno menghadiri Tabligh Akbar betepatan dengan 1 Sya’ban 1440 Hijriah bertempat di Desa Tinum Baru
Penulis: Maudy Asri Gita Utami | Editor: Madrosid
Bupati Sintang Hadiri Tabligh Akbar Desa Tinum Baru Kecamatan Tempunak
SINTANG - Bupati Sintang, Jarot Winarno menghadiri Tabligh Akbar betepatan dengan 1 Sya’ban 1440 Hijriah bertempat di Desa Tinum Baru, Kecamatan Tempunak, Minggu (7/4/2019) kemarin.
Menurut Jarot, seperti yang ketahui pada bulan Sya’ban para pengikut Nabi Muhammad SAW mempersiapkan diri untuk menyonsong menyambut bulan ramadhan.
“Sudah barang tentu kita harus memperbanyak amal sholeh dan rajin membaca Al-Quran,” terang Bupati Sintang.
Menurut Jarot ada 3 tiga peristiwa penting yang terjadi pada bulan Sya’ban ini yakni pergeseran arah kiblat dari Masjidil Aqso ke Masjidil Haram.
"Kita diperintahkan sholat mengahadap kiblat dan terjadi pada bulan Sya’ban ini," katanya.
Baca: VIDEO: Jalani Perawatan Intensif, Korban Penganiayaan Jalani Pemeriksaan Tengkorak dan Dada
Baca: Bupati Muda: Kalau Banyak yang Gelap-gelap itu Memang Tidak Bahagia
Baca: Zakaria Nilai Raperda Pengelolaan Sampah Cukup Penting
Baca: Pengurus Himpaudi Pontianak Gelar Peringatan Isra Miraj di Masjid Raya Mujahidin
Kemudian yang kedua, semua amal ibadah kita direkapitulasi dan langsung di terima oleh Allah SWT.
Dan yang ketiga, turunnya ayat yang diperintahkan kepada kita supaya bersholawat menyebut nama Nabi Muhammad SAW untuk mendapat sya’faat.
"Mari kita mempersiapkan diri untuk menyambut bulan suci ramadhan dengan mempertebal amal ibadah kita dan melaksanakan shollat serta rajin membaca Al- Quran tidak henti hentinya bersholawat mengagungkan nama Nabi Muhammad SAW,” ajak Bupati Sintang.
Sementara itu, Ustaz Edi Toni dalam tausyahmya menyampaikan begitu tingginya nilai shollat sehingga Rasulullah SAW mengatakan as- shalatu mi’raju lil mu’minin yang artinya sholat itu merupakan mikrajnya bagi semua mukmin.
"Dengan mengerjakan sholat berarti kita sudah memperoleh aflah (kemenangan) dari Allah SWT, seperti yang di syaratkan dalam Al-Quran," terang Ustaz Edi Toni.
Menurutnya persoalan yang sering kita hadapi adalah bagaimana melaksanakan shollat secara khusuk, yang bermakna Al- Inhfat.
"Artinya berkonsentrasi secara penuh mengahadap Allah dan melepas kan diri dari dimensi duniawiyah, yang menghadirkan hati dan pikiran hanya kepada Allah SWT," pungkasnya.