TERUNGKAP! Ini Sejarah Simbol Dollar Amerika Serikat, Bermula Ketidaksengajaan, Siapa Penemunya?
Tulisan itu terdapat dalam secarik kertas yang ia simpan di sebuah buku saat menuliskan harta warisan yang ia miliki, tepatnya di bagian kanan bawah.
Penulis: Jimmi Abraham | Editor: Jimmi Abraham
TERUNGKAP! Ini Sejarah Simbol Dollar Amerika Serikat, Bermula Ketidaksengajaan, Siapa Penemunya?
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Oliver Pollock, dikenal sebagai pengusaha sekaligus patriot pada masa Perang Revolusi Amerika Serikat.
Saat itu ia menyumbangkan 300.000 peso atau setara dengan 1 miliar dollar AS hari ini, untuk perjuangan kemerdekaan Amerika.
Selain sebagai pengusaha, dunia juga mengenal sosok Pollock sebagai penemu simbol dollar yaitu "$".
Simbol itu masih digunakan hingga saat ini.
Baca: JADWAL Persija Jakarta Vs Ceres Negros, Macan Kemayoran Geber Latihan di Kandang Lawan
Baca: INFO UPDATE Seleksi PPPK/P3K, 199 Pemda Tunggu Persetujuan BKN, Hanya Kemenristekdikti Selesai DS
Baca: Kamu Lolos atau Tidak di SPAN PTKIN 2019 ? Cek Nama Kamu di Link Berikut Ini!
Dilansir kompas.com, simbol berbentuk huruf "S" dengan goresan dua garis vertikal di tengahnya itu ditemukan secara tidak sengaja hari ini 241 tahun yang lalu, tepatnya pada 1 April 1778. Dikutip dari Reader Digest, simbol ini didapat dari tulisan tangan Pollock.
Ia menuliskan PS dengan aksara latin dengan garis meliuk, khas tulisan gaya lama, sehingga huruf P dan S yang ia tulis bertumpukan dan menyerupai simbol dollar saat ini.
Tulisan itu terdapat dalam secarik kertas yang ia simpan di sebuah buku saat menuliskan harta warisan yang ia miliki, tepatnya di bagian kanan bawah. "$ 8.613".
Asal simbol dollar berasal dari tulisan tangan Oliver Pollock (faqbite)
Diruntut dari sejarahnya, PS merupakan singkatan dari kata Peso.
Peso pun merupakan penyederhanaan dari peso de ocho, sebutan bagi koin perak yang diciptakan oleh Spanyol dari hasil jajahannya di Amerika Selatan.
Meskipun berasal dari koin ciptaan Spanyol, simbol dollar dibuat oleh Pollock yang berkebangsaan AS.
Baca: WOW, Buku Harry Potter Langka Terjual Rp 1,2 Miliar, Padahal Ada Salah Ketik
Baca: Hari Perdana, Sebanyak 41 SMA dan 3372 di Sintang Ikuti Pelaksanaan UNBK
Baca: PREDIKSI PSM Makassar Vs Kaya FC di Piala AFC Cup 2019, Statistik dan Link Live Streaming
Pada abad ke-16, Spanyol melakukan penjelajahan sampai ke kawasan Amerika yang saat ini menjadi Mexico, Peru, dan Bolivia. Kawasan ini kaya akan kandungan perak.
Pada saat yang sama, persediaan perak di Eropa berkurang, jadi Peso Spanyol digunakan sebagai koin utama perdagangan internasional.