Saksikan Malam Ini Pertunjukan Hasil Lab-Lokakarya Tukar Getar di Singkawang Cultural Center

Saksikan Malam Ini Pertunjukan Hasil Lab-Lokakarya Tukar Getar di Singkawang Cultural Center

Penulis: Nasaruddin | Editor: Nasaruddin
Dokumentasi MySingkawang
Peserta workshop EXCHANGING VIBRATION yang terdiri dari musisi dan non musisi diajak mengeksplorasi bunyi dan mencoba berdialog leat bunyi di kawasan Heritage, Vihara Tri Dharma Bumi Raya, Singkawang bersama fasilitator : Yennu Ariendra (Yogyakarta), Nursalim Yadi Anugerah (Pontianak), dan J “Mo’ong” Santoso Pribadi (Yogyakarta). Hasil lokakarya bunyi ini akan dipentaskan di Singkawang Cultural Center, pada Rabu. 27 Maret 2019. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Malam ini, Rabu (27/3/2019) akan digelar pertunjukan hasil Lab-Lokakarya Tukar Getar di Singkawang Cultural Center, mulai pukul 19.30 WIB.

Tukar Getar/Exchanging Vibration adalah laboratorium lokakarya bunyi yang mempertemukan seniman dan non-seniman dengan berbagai latar belakang untuk melakukan eksperimentasi atas bunyi.

Saling bertukar dan mengembangkan sesuatu secara bersama-sama berangkat dari apa yang ada (lingkungan, keadaan, potensi, dan kemungkinan-kemungkinan).

Proyek ini adalah inisiasi bersama antara tiga seniman yang banyak bekerja dengan bebunyian dan musik.

Baca: OJK Sebut Melalui Hasil Survei, Masyarakat Kalbar Cenderung Menggunakan Produk dan Jasa Keuangan

Baca: Efek Lisa BLACKPINK Genap Berusia 22 Tahun, Ini Bukan Rekor Pertama yang Diukir Lisa BLACKPINK

Baca: BMKG Supadio Prediksi Sejumlah Wilayah kalbar Berpotensi Hujan Ringan

Baca: Persebaya Vs PS Tira Persikabo di Piala Presiden 2019, Djanur Waspadai Mantan Pemain Persija Jakarta

Mereka adalah Yennu Ariendra yang merupakan seniman digital musik, suara, visual, pertunjukan – seniman kolektif Teater Garasi/Garasi Performance Institute, Yogyakarta.

Kemudian ada Nursalim Yadi Anugerah yang merupakan komposer, multiinstrumentalist Pontianak.

Berikutnya ada J “Mo’ong” Santoso Pribadi yang merupakan komposer, instrument builder dari Yogyakarta.

Dari laboratorium lokakarya ini, inisiasi masing-masing pesertalah yang sangat menentukan prosesnya.

Apalagi teman-teman yang terlibat (sebagai peserta) berasal dari lintas disiplin kesenian yang berbeda.

Juga tidak semua yang bermusik adalah musisi, justru menjadi poin yang paling berharga atas pertemuan dan pertukaran yang berlangsung dalam Tukar Getar ini dan dalam proses dasar-dasar penciptaan karya (musik).

Peserta workshop EXCHANGING VIBRATION yang terdiri dari musisi dan non musisi membuat pola dalam proses penciptaan karya music di Taman Gunung Sari bersama fasilitator : Yennu Ariendra (Yogyakarta), Nursalim Yadi Anugerah (Pontianak), dan J “Mo’ong” Santoso Pribadi (Yogyakarta). Hasil lokakarya bunyi ini akan dipentaskan di Singkawang Cultural Center, pada Rabu. 27 Maret 2019.
Peserta workshop EXCHANGING VIBRATION yang terdiri dari musisi dan non musisi membuat pola dalam proses penciptaan karya music di Taman Gunung Sari bersama fasilitator : Yennu Ariendra (Yogyakarta), Nursalim Yadi Anugerah (Pontianak), dan J “Mo’ong” Santoso Pribadi (Yogyakarta). Hasil lokakarya bunyi ini akan dipentaskan di Singkawang Cultural Center, pada Rabu. 27 Maret 2019. (Dokumentasi MySingkawang)

Tukar Getar/Exchanging Vibration adalah pengembangan dari platform program WYST yang diinisiasi oleh Yennu Ariendra di Teater Garasi/Garasi Performance Institute, Yogyakarta dan bagian rangkaian #SeriPentasAntarRagam dari program AntarRagam* yang diiniasi Teater Garasi/Garasi Performance Institute sejak tahun 2017 lalu.

“Tukar Getar/Exchanging Vibration semakin menajamkan program-program yang sudah dibangun Teater Garasi/Garasi Performance Institute bersama dengan jejaring antar komunitas di Singkawang dalam satu tahun terakhir," ungkap Akbar Yumni.

"Kehadiran seniman-seniman dari luar kota Singkawang juga diharapkan bisa menjadi daya tarik dan titik temu kerja-kerja bersama di masa mendatang,” tambah Arsita Iswardhani.

Proses laboratorium-lokakarya Tukar Getar/Exchanging Vibration telah berlangsung sejak tanggal 22 Maret 2019, mengambil tempat di ruang-ruang publik di Kota Singkawang.

Di antaranya Taman Burung, depan Vihara Tri Dharma Bumi Raya dan Taman Gunung Sari.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved