Gara-gara Konflik dengan Martin Carter, Syahrini Pernah Terancam 4 Tahun Penjara

Gara-gara Konflik dengan Martin Carter, Syahrini Pernah Terancam 4 Tahun Penjara.Melalui konferensi pers yang dilaksanakan beberapa...

Gara-gara Konflik dengan Martin Carter, Syahrini Pernah Terancam 4 Tahun Penjara
KOLASE TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Gara-gara Konflik dengan Musisi Tampan Martin Carter, Syahrini Pernah Terancam 4 Tahun Penjara 

Gara-gara Konflik dengan Martin Carter, Syahrini Pernah Terancam 4 Tahun Penjara

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Gara-gara Konflik dengan Martin Carter, Syahrini Pernah Terancam 4 Tahun Penjara. 

 Syahrini tampaknya kini sedang bahagia ya setelah menikah dengan pengusaha kaya raya, Reino Barack.

Baca: Konferensi Pers Syahrini & Reino Barack, Tak Sangka Pakar Ekspresi Artikan Tatapan Reino Seperti Ini

Baca: 2 Minggu Jadi Istri Reino Barack, Syahrini Cuma Siapkan Ini untuk Sarapan Suaminya

Baca: Perancang Rinaldy Yunardi Bocorkan Harga Siger Yang Dipakai Syahrini Saat Akad Nikah, Wow Miliaran!

Melalui konferensi pers yang dilaksanakan beberapa waktu lalu, Syahrini dan Reino Barack buka suara tentang pernikahan mereka.

Dalam acara tersebut, tekuaklah jika Reino Barack memberikan mahar seperangkat alat salat dan satu set perhiasan yang harganya mencapai Rp 40 miliar.

Foto-foto Postingan Baru Syahrini dan Reino Barack Jadi Sorotan, Hanya Beda Jam dan Caption Berbeda!
Syahrini dan Reino Barack (KOLASETRIBUNPONTIANAK.CO.ID/INSTAGRAM)

Tidak hanya itu, diketahui Reino Barack telah mempersiapkan rumah mewah untuk istrinya.

Selain mendapatkan harta melimpah dari Reino, Syahrini juga mendapatkan mertua yang perhatian padanya.

Menurut Syahrini, ketika dirinya sakit, ibu mertualah yang memberikan perhatian lebih daripada suaminya.

Wah, tampaknya Syahrini sedang berbahagia dengan kehidupan barunya ya.

Namun, tahu kah Anda, jauh sebelum bahagia bersama Reino, dilansir dari Wartakotalive.com Syahrini sempat dilaporkan ke polisi pada tahun 2014 oleh seorang musisi bernama Martin Carter.

Martin Carter yang menetap di Australia itu melaporkan Syahrini ke polisi karena dugaan Syahrini dan Princess Syahrini Family KTV, perusahaan karaokenya, menggunakan karya cipta (lagu) yang dikomersialkan tanpa izin.

Hasil gambar untuk martin carter

Martin Carter | Instagram

Laporan Martin tercatat di laporan polisi bernomor LP/1611/XII/2014/PMJ/Res Jakbar itu, Martin menuding Syahrini melanggar pasal 113 ayat 1, 2 dan 3 UU No 28/Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

Katanya, Martin telah memberikan dua kali undangan kepada pihak manajemen Syahrini untuk meminta penjelasan atas kasus dugaan pelanggaran hak cipta itu namun tak ia tak mendapatkan tanggapan.

Menurut mantan manajer Syahrini, Randy, saat itu pihak manajemen Syahrini dan yang mengurus karaoke berbeda dengan mengurusi jadwal manggungnya.

"Ada perusahaan yang urus karaoke itu, bukan langsung ke Syahrini," kata Randy saat itu dilansir dari Wartakotalive.com (5/12/2014).

Setahu Randy, Syahrini memang tidak pernah memakai lagu yang sekarang dipersoalkan Martin itu.

"Harapan kami, nama besar Syahrini ini tidak dimanfaatkan kepentingan pihak tertentu," ujarnya.

Jika terbukti bersalah, Syahrini terancam hukuman badan selama 4 tahun dan denda sebesar Rp1 miliar.

Namun akhirnya, kasus dugaan pelanggaran hak cipta atas nama Syahrini telah diselesaikan secara kekeluargaan antara dua belah pihak.

Editor: Mirna Tribun
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved