Sarana Olahraga Pemkot Pontianak Terbengkalai, Herman: Serahkan ke KONI Saja

Ia mencontohkan seperti lahan sepak bola yang ada di Pontianak Utara yang terbengkalai, maka itu sangat merugikan Pemkot sendiri.

Penulis: Syahroni | Editor: Didit Widodo
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Herman Hofi 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, TRIBUN - Anggota DPRD Kota Pontianak, Herman Hofi Munawar menyatakan banyak bangunan atau lahan aset Pemkot Pontianak untuk sarana olahraga tapi sampai saat ini tidak berfungsi dengan baik.

Ia menjelaskan bukan hanya lahan sepak bola yang ada di Pontianak Utara tepatnya di kawasan Selat Panjang saja, tapi ada gedung silat, GOR di Jalan Ampera, atau di dekat SMA 8 dan lainnya yang pemanfaatannya tidak ada.

"Sebenarnya, kita sudah beberapakali mengadakan rapat, baik itu pembahasan APBD maupun rapat-rapat kerja. Sudah kita ingatkan juga bahwa untuk menginventarisasi gedung olahraga maupun lahan yang disediakan oleh pemerintah,"ucap Herman Hofi Munawar, Kamis (14/3/2019)

Bangunan yang ada menurutnya saat sekarang ini terkesan kurang optimal dalam pemanfaatannya dan bahkan ada yang sama sekali tidak dapat dimanfaatkan.
Padahal bangunan dan lahan tersebut adalah aset Pemkot dan itu menggunakan dana APBD yang cukup besar.

Ia meminta dinas terkait dalam hal ini Dinas Pemuda, OLahraga dan Pariwisata harus sesegera mungkin mengoptimalkan pengunaan dari beberapa sarana olahraga tersebut.

"Misalnya dengan adanya GOR ini sebetulnya sangat disayangkan sekali belum optimal pengunaannya. Ini semestinya harus diserahkan saja kepada KONI Kota Pontianak. Jadi biarlah mereka nanti yang mengoptimalkan penggunaan penggunaannya melalui Pengcab yang ada," saran Herman Hofi.

Baca: Pengelolaan Aset Pemkot Pontianak Belum Maksimal, Satu di Antaranya Sirkuit Batulayang

Baca: Kejari Pontianak Musnahkan Bukti Narkoba, Alat Judi, dan Kosmetik Ilegal

Ia mencontohkan seperti lahan sepak bola yang ada di Pontianak Utara yang terbengkalai, maka itu sangat merugikan Pemkot sendiri, masyarakat juga tidak bisa memanfaatkannya dengan maksimal. "Saya pikir kawan-kawan di setiap Pengcab itu bisa saja menggunakan, memanfaatkan, mengoptimalkan fasilitas yang ada itu," ujarnya.

Herman Hofi menyayangkan belum maksimalnya Pemkot Pontianak menggunakan sarana dan prasarana olahraga yang ada.

Padahal selama ini, ia melihat pertandingan olahraga selalu dipusatkan dititik Gor Pangsuma saja, sedangkan Pemkot Pontianak memilki fasilitas tersendiri hanya saja tak dimanfaatkan secara maksimal.

"Padahal GOR Ampera itu sebenarnya kalau dioptimalkan akan sangat besar sekali manfaatnya. Jadi saya pikir gedung olahraga dan harus segera difungsikan secara baik dan terorganisir. Jadi bukan individual sifatnya yang justru terkesan memperoleh keuntungan secara pribadi di dalam kegiatan itu,"tegasnya. Termasuklah sarana olahraga yang indoor, sirkuit dan sebagainya, ada beberapa fasilitas sepakbola.

Minimnya pemanfaatan sarana olahraga bahkan ada yang tak bisa dimanfaatlan menurutnya ada di persoalan komunikasi. "Kalau itu terkait atau menyangkut persoalan hukum bukan berarti lalu merubah fungsinya, merubah segala macamnya, hanya persoalannya selama ini kita tidak ada komunikasi,"sebut Politisi PPP.

Ia meminta Pemkot Pontianak melakuka komunikasi dan koordinasi yang baik, sehingga terdapat celah celah yang dapat di manfaatkan

"Apalagi kalau memang wilayah itu atau obyek yang di maksud itu sudah selesai secara hukum, maka segera dimanfaatkan fasilitas itu. Berikan kesempatan kepada KONI dan pengurus cabangnya," saran Herman.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved