Dinas Kelautan dan Perikanan Kalbar & LKPI Fasilitasi 100 Nelayan Dapatkan Pas Kecil
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalbar Herti Herawati memaparkan berdasarkan data statistik terdapat 4000 kapal nelayan
Penulis: Hamdan Darsani | Editor: Tri Pandito Wibowo
Dinas Kelautan dan PerikananKalbar & LKPI Fasilitasi 100 Nelayan Dapatkan Pas Kecil
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalbar Herti Herawati memaparkan berdasarkan data statistik terdapat 4000 kapal nelayan dibawah 7GT yang belum memiliki sertifikat kapal atau pas kecil.
Hal tersebut lantaran banyak nelayan yang belum mengetahui secara administrasi untuk mendapatkan pas kecil sesuai dengan peraturan dari kementerian perhubungan.
"Selama ini mereka mungkin hanya kelaut saja, sehingga tidak tau bagaimana dan apa saja syaratnya untuk mendapatkan pas kecil yang harus mereka miliki," ujarnya Kamis (14/3/2019).
Baca: Hampir 4000 Nelayan di Kalbar Belum Kantongi Pas Kecil
Baca: Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Pontianak Serahkan 100 Sertifikat Kapal Nelayan
Baca: Ustadz Abdul Somad Ungkap 5 Cara Menghormati Ibu, Kalian Belikan Gelang Emas 2 Kg
Oleh karena itu, pihaknya dari DKP Provinisi Kalbar dan LKPI memberikan fasilitasi kepada 100 nelayan di Kubu Raya untuk mendapatkan pas kecil ke KSOP Klas II Pontianak.
"Mulai sebulan lalu sejak temu nelayan, kami dari tiga pilar ini yakni DKP Kalbar, LKPI, dan KSOP harus duduk bersama dan saling koordinasi untuk sekitar 4000 nelayan kecil tersebut dapat dibantu untuk pengurusan pas kecilnya," ujarnya.
Herti menjelaskan pihaknya terus mendorong dan berkoordunasi seluruh dinas perikanan dan kelautan untuk menuju tertib nelayan kecil dengan ikut juga memfasilitasi para nelayan kecil untuk mengurus pas kecil.
"Yang penting kapan KSOP siap untuk datang mengukur. Provinsi dan Kabupaten/Kota menyiapkan titik kumpulnya nelayan dimana," ujarnya.
Pemkab yang sudah siap menyambut hal tersebut adalah Pemkab Mempawah. Herti menjelaskan pemkab mempawah telah siap dengan tiga titip nelayan kecil yang akan diukur kapalnya.
"Dengan tiga titik tersebut dengan kalkulasi 100 nelayan di jungkat, 100 pinyuh dan 100 di kuala mempawah. Namun sekarang kemungkinan masih di Kubu Raya sebab sudah ada 70 permohonan yang masuk," ujarnya.