Hasilkan 8 Judul Penelitian Tahun 2018, Balitbang Kalbar Harap Berguna Bagi Kemajuan Masyarakat

Semoga bisa dimanfaatkan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya saat diwawancarai di Kantor Balitbang Provinsi Kalimantan Barat

Hasilkan 8 Judul Penelitian Tahun 2018, Balitbang Kalbar Harap Berguna Bagi Kemajuan Masyarakat
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Rizky Prabowo Rahino
Kepala Balitbang Provinsi Kalbar Agatho Adan saat paparkan hasil penelitian sepanjang tahun 2018 di Kantor Balitbang Provinsi Kalimantan Barat, Jalan dr Sutomo, Kota Pontianak, Selasa (19/2/2019). 

Hasilkan 8 Judul Penelitian Tahun 2018, Balitbang Kalbar Harap Berguna Bagi Kemajuan Masyarakat

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Delapan judul penelitian dihasilkan oleh para peneliti dan perekayasa Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Provinsi Kalimantan Barat bekerjasama dengan pakar ahli dan akademisi sepanjang tahun 2018.

Penelitian dilakukan terhadap bidang-bidang kehidupan manusia diantaranya sosial, lingkungan, ekonomi, budaya, kelautan, pertanian, peternakan dan perkebunan.

Delapan judul penelitian itu yakni pertama, Model dan Strategi Pengembangan Produk Ternak dalam Rangka Mendukung Program Swasembada Produk Ternak di Kalimantan Barat oleh Achmad Nasar Setia Budi, Ahmad Tohardi dan Arifin.

Kedua, Dukungan Kebijakan Pemerintah Daerah dan Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Ekosistem Mangrove oleh Reny Rianti, Ida Rochmawati dan Emi Roslinda.

Baca: Honda dan Strategi Motor Bagikan 500 Payung di Acara Cap Go Meh Singkawang

Baca: Anggota DPRD Sanggau Komentari Rekrutmen Pegawai pemerintah dengan Perjanjian Kerja

Baca: Hasil Akhir Bhayangkara FC Vs PSIS Semarang, Gol Spektakuler Salles di Penghujung Laga

Baca: Menpar RI Harap Singkawang Miliki Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata

Ketiga, Identifikasi Kelompok-Kelompok Suku Dayak di Kalimantan Barat oleh Edy Agustinus, Albertus, dan Donatinaus. Keempat, Dampak Sosial Pembangunan Pelabuhan Kijing di Kabupaten Mempawah oleh Junaidi, Ngusmanto, dan Bima Sujendra.

Kelima, Strategi Pengembangan Kebun Raya Sambas oleh Dwi Septiyarini, Pramushinta Arum Pynanjung dan Giska Hediyanti. Keenam, Model Pemanfaatan Tanaman Obat Tradisional Melalui Kearifan Lokal di Kalimantan Barat oleh Resky, Fathul Yusro dan Indah Budiastutik.

Ketujuh, Peluang UMKM/IKM dalam Memproduksi Produk Hilir Karet di Kalimantan Barat oleh Rudy Setyo Utomo, Tri Wahyudi, Marcelina dan Iwan Yusiardi. Kedelapan, Rendemem Bawang Merah pada Tanah-Tanah di Kalbar oleh Rudy Setyo Utomo, Dina Omayani dan Achmad Nashar Setyabudi.

Baca: Foto-foto Pembukaan Pawai Naga dan Barongsai Ditandai Pelepasan Burung Merpati Oleh Seluruh Tamu VIP

Baca: Foto-foto Karnaval Pada Gelaran Cap Go Meh 2019 di Jalan Diponegoro Singkawang

Kepala Balitbang Provinsi Kalbar Agatho Adan berharap hasil penelitian yang dilakukan itu dapat dimanfaatkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing-masing di lingkungan Pemprov Kalbar.

“Semoga bisa dimanfaatkan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya saat diwawancarai di Kantor Balitbang Provinsi Kalimantan Barat, Jalan dr Sutomo, Kota Pontianak, Selasa (19/2/2019).

Halaman
12
Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved