Cap Go Meh

Wali Kota Singkawang Ajak Warga Ikut Partisipasi Pawai Lampion

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie berharap masyarakat Kota Singkawang berpartisipasi mengikuti pawai lampion dengan menghias motor dan mobilnya.

Wali Kota Singkawang Ajak Warga Ikut Partisipasi Pawai Lampion
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie berfoto bersama awak media saat open house di rumah dinas Wali Kota Singkawang, Jalan Kridasana, Kelurahan Sijangkung, Kecamatan Singkawang Selatan, Selasa (5/2/2019). 

Wali Kota Singkawang Ajak Warga Ikut Partisipasi Pawai Lampion

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie berharap masyarakat Kota Singkawang berpartisipasi mengikuti pawai lampion dengan menghias motor dan mobilnya.

"Karena pawai lampion ramai yang hadir yang sudah jelas datang sudah 1 pesawat yang carter, belum lagi yang kita tidak ketahui," katanya, Rabu (13/2/2019).

Wakil Ketua Umum Panitia Cap Go Meh, kata Chui Mie akan datang ke Kota Singkawang menyaksikan perayaan.

"Sampai carter pesawat Garuda dengan 162 seat," tuturnya.

Baca: Hilangkan Stigma Anak Tiri, Ini Yang Dilakukan Basahan Pada Pontianak Utara

Baca: Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, Bupati Citra Duani Harap Pegadaian dapat Berkolaborasi

Baca: Alamat Lima SPBU di Ngabang

Menyambut kedatangan mereka, dibuatlah jadwal mulai 17 Februari hingga 19 Februari 2019.

Pada malam 17 Februari di hari kedatangan mereka, dilaksanakan festival pawai lampion di Kota Singkawang.

Keesokan paginya pada 18 Februari 2019, peletakan batu pertama pembangunan bandar udara (bandara).

Kemudian menuju terminal antar negara Malaysia-Khucing dengan Kota Singkawang di terminal induk samping Kantor Dinas Perhubungan Kota Singkawang, Jalan Terminal Induk, Kelurahan Sungai Wie, Kecamatan Singkawang Tengah.

Selanjutnya peletakan batu pertama mendirikan sekolah Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia yang ada di Jakarta.

Yayasan ini selalu melakukan bakti sosial. Satu di antaranya yang sudah dilakukan memberikan bantuan 3 ribu unit rumah untuk korban bencana alam di Kota Palu, Kabupaten Donggala dan Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), serta di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Ini yayasan yang melakukan bakti sosial terus," tuturnya.

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved