Istri Nyaleg, Ketua Panwaslu di Kubu Raya Tandatangani Pernyataan Wujud Netralitas

sebagai wujud komitmen netralitas saya atas dasar arahan Bawaslu Kubu Raya untuk segera membuat surat pernyataan secara terbuka

Istri Nyaleg, Ketua Panwaslu di Kubu Raya Tandatangani Pernyataan Wujud Netralitas
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Ketua Panwaslu Sungai Raya, Kubu Raya, Bambang Sudarmono 

Istri Nyaleg, Ketua Panwaslu di Ku Raya Tandatangani Pernyataan Wujud Netralitas

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua Panwaslu Sungai Raya, Kubu Raya, Bambang Sudarmono, menegaskan komitmennya untuk tetap netral walau sang Istri diketahui menjadi caleg dari Partai Amanat Nasional (PAN).

"Didalam aturan DKKP no 2 tahun 2017 sebagai mana tertuang dalam pasal 8 huruf K dan pasal 14 Huruf A. Disana dinyatakan bahwa mengumumkan ada hubungan keluarga atau saudara dengan peserta pemilu. Dan ini sudah saya lakukan di rapat pleno pada tanggal 13 september 2018," kata Bambang, Senin (11/02/2019).

"Kemudian sebagai wujud komitmen netralitas saya atas dasar arahan Bawaslu Kubu Raya untuk segera membuat surat pernyataan secara terbuka dan di tanda tangani diatas materai 6000. Itu sudah saya lakukan pada tanggal 18 september 2018 dan sudah saya tembuskan pula ke Bawaslu. masyarakat langsung bisa cek kebenaran dokumennya," kata dia.

Baca: TERUNGKAP Peredaran Uang Palsu di Wilayah Kalbar, Aksi Pedagang Langsat Hingga Motif Sasar Caleg

Baca: Hasil Akhir Persib vs Persiwa Wamena, Maung Bandung Melaju ke Babak 16 Besar Piala Indonesia

Baca: FOTO Finalis Abang Adek Duta Kuliner Kalbar 2019 Saat Demo Masak Ikan Asam Pedas

Dengan hal tersebut, menurut Bambang, dirinya sudah membuat komitmen untuk meyakinkan masyarakat tetap netral dalam proses pengawasan peserta pemilu.

"Artinya proses secara administrasi sudah saya lengkapi. Dan jika ada perbuatan saya yang mengkampanyekan istri saya silahkan masyarakat melaporkan langsung ke Bawaslu," katanya.

Bambang pun menjamin bahwa sepanjang masa pemilu iatidak pernah mengkampanyekan sang istri, begitu juga dengan jajarannya dipengawasan sampai di tingkat desa.

"Jika ada PPD saya yang mengkampanyekan istri saya silahkan juga melaporkan saya akan tindak tegas," terangnya.

Baca: Kisah Sedih Anak Kandung Digauli Ayahnya Selama Enam Tahun, Terbongkar Setelah Warga Curiga

Baca: Dukung Jokowi, Fadli Zon Sebut Muchdi Pr Sudah Dua Kali Pindah Partai

Lebih lanjut, penegasan sikapnya ini juga akan dituangkan dalam proses perekrutan PTPS. Dipastikannya, jika ada yang berafiliasi, pihaknya juga akan mengambil tindakan.

"Perlu kita pahami bahwa tidak hanya bukan hanya memiliki hubungan keluarga atau saudara yang harus di awasi, tidak kalah pentingnya hubungan ideologis juga musti di awasi. Sebagai contoh pada proses rekrutmen pengawas TPS yang sedang berlangsung saat ini. Saya ingin mengajak masyarakat mengawasi proses rekrutmen hingga selesai," terangnya.

"Jika menemukan calon PTPS yang berafiliasi atau berideologis salah satu peserta pemilu maka harap di laporkan agar kami bisa berikan tindakan," timpal alumni FISIP Untan ini.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved