Uang Palsu di Mempawah

Polsek Anjongan Grebek lokasi Pembuatan uang Palsu di Siantan, Ibu Tersangka Histeris Hingga Pingsan

ibu dari SW tampak syok melihat anaknya datang kerumahnya dengan tangan di belakang pinggang dengan posisi di borgol

Penulis: Ferryanto | Editor: Tri Pandito Wibowo
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Ibu tersangka pengedaran uang palsu pingsan saat melihat anaknya akan dibawa anggota Polsek Anjungan usai pengembangan tempat produksi uang palsu di rumah tersangka di Gang Flexi, Jalan 28 Oktober, Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (8/2/2019) sore. Kurang lebih Rp 180juta uang palsu beredar di Kota Pontianak dan Mempawah dari Rp 200juta yang diproduksi tersangka, bahkan rencananya uang tersebut akan dijual tersangka kepada Caleg untuk money politik. TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI 

Polsek Anjongan Grebek lokasi Pembuatan uang Palsu di Siantan, Ibu Tersangka Histeris Hingga Pingsan

TRIBUN PONTIANAK.CO.ID, Pontianak- Kapolsek Anjongan IPTU Ambril SH. M.AP telah mengamankan 4 orang tersangka atas dugaan tindak pidana pengedaran uang palsu, Jumat (08/02/2019)

Tersangka yang di amankan yakni MN (perempuan), SW, HA, SJ, keempat tersangka di amankan di Wilayah Hukum Polsek Anjongan.

Dari hasil pengembangan, ternyata uang palsu yang diedarkan berasal dari Kota Pontianak.

Tak menunggu lama, Siang ini, Iptu Ambril sendiri bersama Personel unit Jatanras polres Mempawah menggerbek langsung lokasi Pembuatan Uang Palsu ini yang berada di jalan Parit Pangeran, Gang Flexi, kelurahan Siantan Hilir, Kecamatan Pontianak Utara, yang mana rumah ini milik tersangka SW.

Baca: Ingin Uang Palsu Laku Cepat, Tersangka Sasar Para Caleg

Baca: VIDEO: LIVE Liverpool Vs Bournemouth Jam 22.00 WIB, Jadwal Live Liga Inggris Sabtu (9/2) Malam

Baca: Ditangkap Polisi Usai Edarkan Uang Palsu, SJ Akui Baru 2 Minggu Kenal SW

Baca: Tersangka Pembuat Uang Palsu di Kenal Tertutup

Baca: RAMALAN ZODIAK Sabtu (9/2), Leo Dapat Capai Banyak Hal Luar Biasa, Taurus : Kamu Layak Dihormati!

Warga masyarakat sekitar pun heran dengan kedatangan petugas kepolisian kerumah yang dijadikan lokasi pembuatan uang, banyak warga yang terheran - heran dan tak menyangka akan perbuatan tersangka yang mencetak uang palsu.

Bahkan, ibu dari SW tampak syok melihat anaknya datang kerumahnya dengan tangan di belakang pinggang dengan posisi di borgol dan dikawal oleh pihak kepolisian.

Sang ibu meraung - raung dan tampak histeris, memohon kepada petugas untuk meminta kejelasan terkait apa yang menimpa putranya, dan meminta putra tidak dibawa.

Bahkan, sang ibu sampai pingsan akibat tak kuat menahan kesedihannya dan syoknya melihat sang anak di Gelandang pihak kepolisian.

Di lokasi sendiri, pihak kepolisian kesulitan mencari sisa uang palsu yang sudah dicetak oleh tersangka, karena uang palsu dan kertas lain tersebut sudah di musnahkan dengan cara di bakar oleh istri dari SW yang berinisial ST.

Istri dari SW sendiri terlihat dalam kondisi Hamil saya pihak kepolisian mendatangi rumahnya.

Baca: RAMALAN ZODIAK Sabtu (9/2), Leo Dapat Capai Banyak Hal Luar Biasa, Taurus : Kamu Layak Dihormati!

Baca: Residivis ini Hampir Diamuk Massa Karena Kedapatan Hendak Bobol Rumah Warga

Baca: Merasa Kehilangan, Edi Kamtono Anggap Ishaq Saleh Sebagai Orangtua Angkat

Baca: Kalbar 24 Jam - Tabloid Indonesia Barokah Sasar Kalbar, Kecelakaan Speedboat Hingga Uang Palsu

Perutnya terlihat besar, dengan perkiraan sang istri SW hamil usia 8 bulan lebih.

Istri dari SW sempat tak mengakui bahwa suaminya mencetak uang palsu, namun setelah di berikan penjelasan oleh pihak kepolisian, ia mengaku dan telah membakar uang palsu sisa yang ada di kamar mandi.

Pihak kepolisian pun saat memeriksa bagian belakang rumah tersangka menemukan sisa abu pembakaran dari uang palsu tersebut.

Selain itu, pihak kepolisian juga menemukan sejumlah barang bukti di halaman depan rumah berupa abu - abu bekas uang palsu yang terbakar di dua titik.

Kronologi Pengungkapan Uang Palsu

Kapolsek Anjongan Iptu Ambril yang di temui awak media menjelaskan kronologis pihaknya dapat berhasil mengungkap peredaran uang Palsu ini.

Ia mengatakan bahwa pihaknya Jumat (08/02/2019) mendapati informasi dari masyarakat di pasar wilayah Anjongan, bahwa para pedagang di dihebohkan dengan adanya penemuan uang palsu.

Dan yang mengedarkan di wilayah itu adalah MN, Kapolsek menjelaskan bahwa pagi tadi MN membelanjakan ratusan ribu uang palsu untuk membeli Langsat, Petai, sendal.

"Pagi tadi, MN berbelanja di pasar Anjongan, dia beli petai Rp100 ribu, sendal Rp100 ribu, dan petai Rp100 ribu,"ungkapnya.

Setelah MN berbelanja, hebohkan pasar Anjongan, dan kemudian para pedagang yang di rugikan melapor ke Polsek Anjongan.

Mendapati laporan tersebut, petugas pun bergerak cepat, dengan mengumpulkan informasi kepada pedagang dan para korban, yang pada akhirnya mengarah kepada MN, dari pengakuan MN, uang tersebut didapatnya dari ketiga tersangka lain.

Di kediaman MN, Pihak Kepolisian mendapati ketiga tersangka lainnya sedang tidur, lalu tanpa berbasa basi pihak kepolisian langsung mengamankan ketiganya serta MN untuk di mintai keterangan lebih lanjut.

"Dari pengakuan mereka, tadi didapati informasi bahwa mereka sudah mengedarkan uang palsu ini Selama 1 Minggu di wilayah Mempawah, yakni Anjongan, Sungai Pinyuh, Mempawah Hilir, dan sekitarnya, dan mereka telah mengedarkan uang sebanyak 30 juta,,"ungkap Kapolsek.

"Uang yang mereka bawa ini Rp50 juta, sudah di edarkan Rp30 juta, jadi sisa Rp20 juta, dan sudah kita amankan di Polsek Anjongan,"jelasnya.

Baca: Kronologi Pengungkapan Produksi Uang Palsu di Pontianak: Ratusan Juta Beredar, Ibu Pingsan Digrebek

Baca: Seorang Pemuda Ditemukan Meninggal Dalam Rumah di Pontianak Utara

Setelah di interogasi, pihak kepolisian pun berhasil mendapati lokasi pembuatan uang palsu ini yang berada di Pontianak Utara.

Kapolsek mengatakan, dari pengakuan tersangka, sudah satu bulan terakhir mereka mencetak uang palsu dengan nominal sekitar Rp200 juta, dan telah di edarkan di wilayah Pontianak dan kemudian Wilayah Mempawah.

"Uang yang sudah di cetak para tersangka ini yakni HA dan SW sudah mencapai Rp200 juta,"ungkapnya

Oleh sebab itu ia menghimbau kepada masyarakat untuk dapat dengan teliti melihat uang yang ada, dan segera melapor dan menyerahkan ke pihak kepolisian bila menemukan uang palsu.

Saat ini istri dari tersangka SW pun sudah turut di amankan oleh pihak Kepolisian untuk dimintai keterangan, karena dengan sengaja membakar barang bukti.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved