Buka Festival Durian Borneo 2019 di Punggur, Sutarmidji: Durian Kalbar Terbaik di Indonesia

Durian terbaik di Indonesia itu ada di Kalbar. Kecuali, durian pelangi ya. Dia ada di Irian. Tapi durian pelangi itu belum begitu memasyarakat

Buka Festival Durian Borneo 2019 di Punggur, Sutarmidji: Durian Kalbar Terbaik di Indonesia
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ DAVID NURFIANTO
Gubernur Kalbar, Sutarmidji (Baju Biru) saat menyantap durian jarum mas, pada pada Festival Durian Borneo 2019, di halaman Kantor Desa Punggur Kecil, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Sabtu (12/1/2019).  

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, David Nurfianto

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Gubernur Kalbar, Sutarmidji menyebutkan durian asal Kalbar  merupakan yang terbaik di Indonesia.

Hal itu disampaikannya Sutarmidji usai membuka Festival Durian Borneo, di halaman Kantor Desa Punggur Kecil, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Sabtu (12/1/2019).

"Durian terbaik di Indonesia itu ada di Kalbar. Kecuali, durian pelangi ya. Dia ada di Irian. Tapi durian pelangi itu belum begitu memasyarakat," ujar Sutarmidji.

Baca: Warga Ramaikan Festival Durian Borneo 2019 di Desa Punggur

Baca: Tarian Berpasangan Meriahkan Natal Bersama di Persekolah Suster Pontianak

Baca: HASIL VOTING Rising Star Indonesia Live Audition: Ini Daftar Kontestan Melaju ke Babak Live Duel

Sutarmidji mengklaim durian Kalbar terbaik di Indonesia, bukannya tanpa alasan. Dirinya menyebut kalau durian asal Kalimantan Barat memiliki 13 varietas unggul.

"Di luar dari jarum mas, kita punya 12 varietas unggul dari segala aspek. Ini rata-rata durian hutan sehingga tahan lama," imbuhnya.

Sutarmidji menjelaskan, bahwa saat ini teknologi pertanian sudah bisa mengurangi bau durian.

Dengan bantuan teknologi pertanian pula, rasa durian dapat diatur sesuai selera penikmatnya.

"Durian itu sekarang rasanya bisa diatur. Mau yang manis, setengah manis dan yang tidak ada rasa pun bisa diatur dengan rekayasa teknologi pertanian. Baunya juga bisa dikurangi," jelasnya.

Baca: Paduan Suara TNI dan Polri Meriahkan Natal Oikumene di rumah Radakng

Baca: Pihak Keluarga Buat Laporan Resmi, Kapolres Sintang Langsung Perintahkan Ini pada Personel

Baca: Anggota DPRD Pontianak Desak Polisi Ungkap Kasus Prostitusi Online di Hotel Jalan Gajahmada

Mantan Walikota Pontianak ini meminta seluruh masyarakat Kalbar  untuk menjaga kekayaan buah lokal. Demi mencegah hilangnya bibit unggul asal Kalbar.

Warga yang sedang memilih durian, pada Festival Durian Borneo 2019, di halaman Kantor Desa Punggur Kecil, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Sabtu (12/1/2019). 
Warga yang sedang memilih durian, pada Festival Durian Borneo 2019, di halaman Kantor Desa Punggur Kecil, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Sabtu (12/1/2019). 

"Kita berharap Kalbar ini bisa benar-benar menjaga buah lokalnya. Kadang, diakali oleh orang luar. Dia mau ambil bibitnya supaya kita tidak lagi punya yang unggul. Dia beli pohonnya, kemudian dia tebang, dia ambil pucuknya dan mereka sambung di negara dia," tegas Sutarmidji.

Baca: BREAKING NEWS - Sempat Merasa Di-bully dan Ingin Pindah Sekolah, Siswi SMAN 1 Sintang Menghilang

Baca: IAIN Pontianak Raih Akreditasi B, Sutarmidji Berharap Beralih Jadi UIN

Ke depan, Sutarmidji berharap panitia pelaksana bisa mengemas Festival Durian Borneo secara lebih baik. \

Sutarmidji meminta Dinas Pertanian Provinsi Kalimantan Barat untuk melaksanakan kegiatan serupa.

"Festival ini nanti pengemasannya lebih bagus lagi. Promosinya digencarkan lagi. Mungkin nanti jadi kalender wisata. Dinas Pertanian harus membuat festival durian yang hadiahnya jangan cuma Rp500 ribu. Kalau perlu hadiahnya itu Rp50 juta bagi durian yang benar-benar bagus dan telah dinilai oleh pakarnya," pungkas Midji.

Penulis: David Nurfianto (DAP)
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved