Ketua ASITA Kalbar Ungkap Imbas Penghapusan Bagasi Gratis

Terkait penetapan kebijakan penghapusan bagasi, pihak maskapai kata Henray sudah melakukan sosialisasi dengan menyebarkan surat ke agent-agent.

Ketua ASITA Kalbar Ungkap Imbas Penghapusan Bagasi Gratis
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ MASKARTINI
Ketua Association of the Indonesia Tour and Travel Agencies (ASITA) Kalbar, Nugroho Henray Ekasaputra 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Lion Air dan Wings Air yang merupakan member of lion air group menerapkan kebijakan baru terkait bagasi dan barang bawaan untuk layanan penerbangan domestik. Lion Air dan Wings Air per 8 Januari menawarkan fasilitas pembelian bagasi ekstra (pre-paid-baggage).

Penghapusan bagasi gratis dan pembatasan bagasi kabin mendapat tanggapan dari Ketua Association of the Indonesia Tour and Travel Agencies (ASITA) Kalbar, Nugroho Henray Ekasaputra. Ia menilai ketentuan bagasi berbayar berdampak pada alokasi belanja oleh-oleh.

Baca: Pengurus DAD Kecamatan Menjalin Dilantik

Baca: Dinas Perpustakaan Landak Bangun Ruang Baca Anak Untuk Menarik Minat Baca Anak

Baca: Ini Alasan Mantan Gubernur Jabar Aher Tak Hadiri Panggilan KPK

"Ketentuan ini berdampak kepada UMKM di destinasi wisata. Wisatawan akan berpikir dua kali untuk membeli souvenir. Sebelumnya 20 kg free, sekarang bayar Rp720 ribu belum lagi tiket mahal sekarang. Orang jadi berpikir mending wisata ke dalam negeri apa ke luar negeri kalau gini," tanya Henray, Senin (7/1/2/2019).

Terkait penetapan kebijakan penghapusan bagasi, pihak maskapai kata Henray sudah melakukan sosialisasi dengan menyebarkan surat ke agent-agent.

"Bagi agent tidak masalah yang jadi masalah adalah penumpang. Dampaknya penumpang akan malas belanja oleh-oleh dan souvenir. Makin berat memajukan pariwisata daerah,"ujarnya.

Penetapan aturan baru ini juga ditanggapi oleh masyarakat yang merupakan penumpang setia Lion Air. Lindawati (29) mengaku sebelumnya memilih maskapai karena alasan harga dan pertimbangan membawa bagasi dengan leluasa. Namun pasca penetapan penghapusan bagasi, biaya yang dikeluarkan diakuinya sama dengan maskapai ternama.

"Sebagai penumpang, saya merasa kecewa. Apalagi sekarang harga tiket pesawat tidak dikatakan murah juga, ditambah dengan biasa bagasi yang harus kita keluarkan. Otomatis nantinya berimbas pada penumpang Lion Air dan Wings Air. Bisa jadi penumpang jadi sepi, karena semua orang perlu membawa bagasi untuk oleh-oleh," ungkapnya.

Penulis: Maskartini
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved