Jadi Pembicara TEDx Kenyalang 2018, Begini Perjalanan Karir Denia Yuniarti Abdussamad.

Ibu dan bapak saya bukan pengusaha, tapi saya punya passion disini, saya memulai karir sebagai pengusaha sepatu

Jadi Pembicara TEDx Kenyalang 2018, Begini Perjalanan Karir Denia Yuniarti Abdussamad.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Ketua Umum BPD Himpunan Pengusaha Muda Provinsi (HIPMI) Kalbar, Denia Yuniarti Abdussamad 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, David Nurfianto

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Denia Yuniarti Abdussamad, Ketua Umum BPD Himpunan Pengusaha Muda Provinsi (HIPMI) Kalbar dan juga CEO Borneo Muda Group, sebuah grup perusahaan yang menjalankan berbagai bisnisberbicara mengenai latar belakang pendidikannya.

"Saya memulai usaha sekitar 14 tahun yang lalu, setelah saya selesai sarjana dan melanjutkan pendidikan magister ke Universitas Indonesia," ujar Denia Yuniarti Abdussamad kepada media di Warunk Upnormal, Jalan Gajah Mada, Kamis (22/11/2018).

Denia menuturkan bahwa studinya tidak ada yang berhubungan kebidang enterpreneur, dikarenakan dirinya merupakan sarjana accounting dan magister komunikasi politik.

Baca: Tingkatkan Partisipasi Pemilih Pemilu 2019, KPU Sekadau Gelar Kursus Kepemiluan

Ia menjelaskan hal ini di karenakan dirinya mempunyai passion disana, dimana menurutnya ada tiga hal yang bisa menjadikan seseorang terbentuk menjadi pengusaha.

"Pertama pengusaha by genetic, merupakan pengusaha yang lahir, dikarenakan bapak atau ibunya merupakan pengusaha, sehingga dia melanjutkan usaha itu," jelas Denia Yuniarti Abdussamad.

Lanjutnya, kedua pengusaha by destine, ini merupakan pengusaha yang lahir karena tujuan atau takdir, dimana pengusaha ini biasanya lebih kuat dan tangguh dalam menjalani usaha.

Baca: Kenalkan Smartphone Terbaru, Oppo Segera Hadirkan A7

"Ketiga pengusaha by design, merupakan pengusaha yang lahir karena disiapkan untuk menjadi pengusaha, ini dikarenakan latar belakang pendidikan yang mengarah kesitu," ucapnya.

Ia menjelaskan bahwa dirinya merupakan pengusaha yang lahir dari tujuan atau takdir, dimana Ia tidka mempunyai latar belakang pendidikan di bidang enterpreneur.

"Ibu dan bapak saya bukan pengusaha, tapi saya punya passion di sini, saya memulai karir sebagai pengusaha sepatu," kata Denia.

Baca: Tjhai Chui Mie: Ibu PKK Berperan Membangun Kota Singkawang

Kemudian, Ia menegaskan bahwa untuk menjadi pengusaha itu tidak langsung berhasil, karena apa panjang perjalanan dalam mencapai keberhasilan itu.

"Dalam perjalanannya saya juga merasakan kesulitan dan pernah juga mengalami kegagalan, namun seberapa banyak pun saya gagal tapi saya selalu berusaha bangkit untuk menjalaninya," tegasnya

Denia yakin bahwa disinilah passionnya, Ia juga mengungkapkan untuk menjadi seorang pengusaha jangan pernah takut gagal intinya.

"Pengusaha harus bisa memberikan solusi bukan menambahkan beban, karena hal itulah sekarang saya jauh lebih kuat lagi, untuk membangun bisnis," pungkas Denia Yuniarti Abdussamad.

Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved