Kemenpora Kagum Dengan Sambutan dan Budaya Sambas
Selain itu, ia juga meminta kepada pemerintah Kabupaten Sambas untuk mengembangkan sektor pariwisata dan olahraga.
Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Dhita Mutiasari
Laporan Wartawan Tribun Pontianak M Wawan Gunawan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Perwakilan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia Alfredo M,Pd mengaku kagum dengan adat dan budaya serta sambutan masyarakat Sambas, Jum'at (19/10/2018).
"Sejak kedatangan kami kesini, kami mendapatkan sambutan yang luar biasa," ujarnya, (18/10/2018) malam.
Baca: Tinggalkan Sambas, Peserta Kirab Pemuda Sampaikan Ucapan Terima Kasih
Baca: Pengrajin Kenalkan Tenun Sambas ke Peserta Kirab Pemuda 2018
Ia menambahkan, dirinya selaku perwakilan Kempora juga mengucapkan terima kasih kepada semuanya.
Baik itu bagi para keluarga angkat, Wakil Bupati dan seluruh pihak yang terkait dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, dengan disambut penampilan budaya di pembukaan dan penutupan.
Itu adalah sesuatu yang luar biasa. Untuk itu ia mengingatkan agar para pemuda menjaga adat budayanya, serta menjaga kebersamaan dalam kebhinekaan Indonesia.
"Dengan menampilkan budaya di awal pembukaan dan penutupan sungguh luar biasa. Oleh karenanya untuk para pemuda, jangan sampai kita nantinya menjadi pengkhianat bagi NKRI. Harus kita tanam mulai dari diri sendiri dan tertanam dalam jiwa raga ini tentang cinta tanah air," sambungnya.
Selain itu, ia juga meminta kepada pemerintah Kabupaten Sambas untuk mengembangkan sektor pariwisata dan olahraga.
Karena mengingat luar biasanya potensi yang ada di Sambas, dan itu bisa di kembangkan untuk menghasilkan pemasukan bagi Pemda.
Karena menurutnya, dengan demikian akan mampu memajukan sektor perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Tidak lupa, Alfredo juga meminta kepada para orang tua angkat dan peserta kirab untuk saling ingat, dan menganggap sebagai keluarga sendiri meski hanya sebentar dalam kebersamaan.
"Bagi para keluarga angkat, anggap lah para peserta ini sebagai keluarga sendiri. Karen para pemuda adalah pemuda masa depan yang akan membangun Indonesia kedepannya," tuturnya.