Citizen Reporter

Mahasiswa Ners Untan Angkatan V Lakukan Pemetaan Masalah di Desa Punggur Kecil

Setelah dilakukan pengkajian, data yang terkumpul kemudian dikelompokkan untuk merumuskan masalah yang ada di dua dusun tersebut

Mahasiswa Ners Untan Angkatan V Lakukan Pemetaan Masalah di Desa Punggur Kecil
ISTIMEWA
Poto bersama setelah penyerahan tossa pada masyarakat Punggur Kecil.  

Citizen Reporter 
Ners Alumni Fakultas Kedokteran Untan,M. Maulidiansyah, S. Kep

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Profesi Ners Untan Angkatan 5 melakukan berbagai rangkaian kegiatan stase komunitas di Desa Punggur Kecil Kabupaten Kubu Raya pada tanggal 23 april – 12 juni 2018 lalu.

Mahasiswa Profesi Ners melakukan pengkajian yang mencakup kesehatan dan kondisi lingkungan ke setiap rumah warga yang berada di Dusun Nusa Indah dan Dusun Mawar, dua dusun di Desa Punggur kecil yang menjadi daerah binaan.

Setelah dilakukan pengkajian, data yang terkumpul kemudian dikelompokkan untuk merumuskan masalah yang ada di dua dusun tersebut. Masalah yang muncul kemudian diurutkan dari yang paling banyak terjadi, setelah itu mahasiswa profesi ners menyusun beberapa rencana penyelesaian masalah yang disesuaikan dengan kemampuan, tidak lupa pula mahasiswa melakukan konsultasi dengan dosen, bapak Sumediono, S.ST selaku kepala puskesmas punggur dan bapak Adi Kusumajaya selaku kepala desa punggur kecil. 

Baca: Lembaga Pembinaan Mualaf Akan Bangun Islamic Center Mualaf di Perbatasan

Satu diantara beberapa permasalahan yang paling banyak ditemukan yakni masalah pembuangan sampah. Sebagian besar masyarakat membuang sampah di parit, dimana parit juga digunakan untuk mandi, cuci dan kakus.

Sedangkan masyarakat yang lainnya membakar sampah di lahan kosong sekitar rumah mereka. Hal inilah yang mendasari Mahasiwa Profesi Ners Untan mengadakan kegiatan penyuluhan tentang pengolahan limbah dan dampak limbah rumah tangga serta  pengelolaan sampah.

Adapun yang menjadi pemateri dalam penyuluhan tersebut yaitu Bapak Rendra Juarsyah, S.Hut, MMa selaku Kepala Bidang Kebersihan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Kubu Raya memberikan materi mengenai “ pengolahan limbah” dan Bapak Eka Irwan Jusdiantoro dari Puskesmas Punggur memberikan materi “dampak limbah rumah tangga dan cara pemberian abate”.  

Setelah selesai penyampaian materi dan diskusi dengan warga desa punggur kecil, didapatkanlah solusi untuk membuat TPS (Tempat Pembuangan Sementara) dan pengadaan Tossa sebagai transport sampah dari rumah-rumah warga ke TPS.

Baca: Sutarmidji Pun Respons 7 Tuntutan Massa, Sebut Produknya Cacat Hukum

Banyak proses yang kami lalui, dimulai dari kepala desa mengajukan surat permohonan pinjam pakai tossa dan kontainer bak sampah kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Kubu Raya. Kemudian mahasiswa profesi ners untan, bapak Ns. 

Faisal Kholid Fahdi, M.Kep selaku dosen, Kepala Desa Punggur Kecil melakukan beberapa kali pertemuan dengan Kepala Bidang Kebersihan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Kubu Raya untuk membahas proses mendapatkan pinjam pakai tossa dan kontainer bak sampah yang sangat dibutuhkan masyarakat desa punggur kecil. 

Halaman
12
Penulis: Syahroni
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help