Menteri Bambang Brodjonegoro Sebut PLTBm Siantan Merupakan Yang Pertama Beroperasional di Kalbar
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan peresmian Peresmian PLTBm
Penulis: Jimmi Abraham | Editor: Dhita Mutiasari
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino
TRIBUNPONTIANAK. CO. ID, PONTIANAK - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm) berkapasitas 1x15 Megawatt (MW) di Jalan Raya Wajok Hulu Km 7,5 RT 008/RW 001, Desa Wajok Hulu, Kecamatan Siantan, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Senin (24/9/2018).
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan peresmian Peresmian PLTBm ini adalah yang pertama di Kalimantan Barat.
Baca: Gusti Ramlana Dampingi Gubernur Kalbar dan Menteri PPN Resmikan Pembangkitan Listrik Tenaga Biomassa
Baca: Tiba di Wajok Hulu, Menteri Bambang Brodjonegoro Resmikan PLTBm 1x15 Megawatt
PLTBm ini merupakan pembangkit tenaga listrik swasta atau Independent Power Producer (IPP).
"PLTBm Siantan menggunakan bahan bakar dari energi baru terbarukan seperti cangkang kelapa sawit dan kayu, sekam padi, tongkol jagung, ampas tebu, serbuk kayu dan limbah pertanian Iainnya," ungkapnya.
Ia berharap PLTBm yang menggunakan bahan baku ramah lingkungan itu dapat mendukung Perusahaan Listrik Negara (PLN) dalam memperbaiki bauran energi atau energy mix dan ketergantungan terhadap fossil fuel atau bahan bakar fosil.
"Kita berharap pembangunan PLTBm terus berlanjut dalam upaya memenuhi ketersedian listrik, khususnya di Kalimantan Barat, " terangnya.
Berdasarkan informasi, listrik yang dihasilkan PLTBm Siantan tersebut nantinya akan disalurkan melalui jaringan 20 kilo Volt (RV) milik PLN sepanjang 5,6 kilometer sirkuit (kms) dari titik Interkoneksi Gardu Induk (GI) Siantan ke Sistem Khatulistiwa.
Sistem Khatulistiwa melayani pelanggan PLN di Pontianak, Kubu Raya, Mempawah, Singkawang, Pemangkat, Sambas dan Bengkayang dengan daya mampu rata-rata 341 MW dan beban puncak rata-rata mencapai 294 MW.