Pileg 2019

KPU Kota Pontianak Terima 688 Berkas Bacaleg, Ada Yang Terindikasi Korupsi Akan Dicoret

Komisioner KPU Kota Pontianak Abdul Latif mengatakan sebanyak 688 berkas bacaleg diterima oleh KPU Kota Pontianak

KPU Kota Pontianak Terima 688 Berkas Bacaleg, Ada Yang Terindikasi Korupsi Akan Dicoret
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHO PANJI PRADANA
Komisioner KPU Kota Pontianak, Abdul Latif. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hamdan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Komisioner KPU Kota Pontianak Abdul Latif mengatakan sebanyak 688 berkas bacaleg diterima oleh KPU Kota Pontianak dari seluruh parpol yang mengikuti pemilu 2019 mendatang.

Terdapat 248 orang caleg perempuan dan 440 caleg laki-laki. Jumat (10/8/2018)

"Jika dipresentasikan terdapat 36 persen lebih perempuan ikut mendaftar ke menjadi caleg," ujarnya.

Abdul latif juga mengatakan jika telah diumumkan secara luas DCS caleg kota pontianak ada masukan dari masyarakat adanya bacaleg yang terlibat kasus korupsi, dan kasus hukum lainya, pihaknya akan segera tindak lanjuti.

Baca: Jelang Pileg, Panwascam Kota Singkawang Sosialisasikan Pengawasan Pemilu Parsipatif ke Masyarakat

"Sejauh ini belum ada kita temukan bacaleg yang seperti itu (terlibar korupsi Red) termasuk di antaranya dugaan penggunaan ijazah palsu. Karena berkas ijazah seperti paket C juga kita periksa dengan detail," ujarnya.

Pada sesi masukan masyarakat pasca kita mengumumkan DCS ke masyarakat, terdapat laporan adanya bacaleg yang terlibat tiga kejahatan yang dilarang KPU yakni korupsi, bandar narkoba dan kejahatan seksual anak, serta penggunaan ijazah palsu. Setelah dikroscek dan dikonfirmasi ternyata terbukti secara meyakinkan keabsahanya dari instansi terkait akan langsung dicoret dalam DCS.

"Bahkan sekalipun nanti sudah DCT, dalam proses perjalanan baru ditemukan bacaleg merupakan mantan terpidana korupsi saat itu juga akan langsung kita coret," ujarnya

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help