Kantor Polisi Bersama
Sempat Viral, Ini Klarifikasi Kapolres Ketapang Terkait Kerjasama dengan Kepolisian Tiongkok
Setelah heboh di dunia maya, Kapolres Ketapang AKBP Sunario pun memberikan klarifikasi terkait hal ini lewat sebuah video.
Penulis: Ayu Nadila | Editor: Tri Pandito Wibowo
Laporan Wartawan Tribunpontianak.co.id, Listya Sekar Siwi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Pada Kamis, (12/7/2018) malam dunia maya dihebohkan dengan beredarnya foto plakat kerjasama antara Polres Ketapang dengan Kepolisian Republik Rakyat Tiongkok.
Foto plang ini dibagikan pemilik akun Facebook Azki Trisna. "Gmne crte ny ni y," tulisnya.
Pada plang terdapat bendera Merah Putih dan bendera Cina. Persis di bawah bendera terdapat tulisan Kepolisian Negara Republik Indonesia Provinsi Kalimantan Barat Kabupaten Ketapang disertai dalam bentuk tulisan aksara Cina.
Kemudian terdapat tulisan, Biro Keamanan Publik Republik Rakyat Tiongkok Provinsi Jiangsu Resor Suzhou disertai aksara Cina.
Tertulis pula, Ketapang Ecology and Agriculture Forestry Industrial Park disertai aksara Cina.
Pada bagian bawah terdapat tulisan dengan ukuran font lebih besar yakni Kantor Polisi Bersama.
Plang juga memuat lambang Polri dan kepolisian Tiongkok.
Baca: Kepala Dinas Permahan Rakyat Terlambat Hadir, Sutarmidji Meradang
Baca: Wabup Kapuas Hulu Terima Penghargaan dari Menteri Koperasi dan UKM
Baca: Pemkot Pontianak Kedatangan Tim Gabungan Bappenas, Kementerian PUPR, BNPB dan Bank Dunia
Setelah heboh di dunia maya, Kapolres Ketapang AKBP Sunario pun memberikan klarifikasi terkait hal ini lewat sebuah video.
Dilansir dari akun facebook Polres Ketapang Kalbar, video berdurasi 2,7 menit ini menampilkan Kapolres dan juga plang yang sedang viral tersebut.
"Saya menjelaskan bahwa pada hari ini tanggal 12 ada kunjungan kepolisian Suzhou dan juga Wali Kota Suzhou ke PT BSM yang berada di kabupaten Ketapang. Kita dilakukan diundang oleh mereka untuk menghadiri kunjungan kepolisian tersebut ke perusahaan tersebut," jelas Sunario.
Kunjungan itu menjelaskan mengenai perusahaan tersebut, lalu adanya ajakan untuk kerjasama antara kepolisian Suzhou dan kepolisian Ketapang.
Namun Sunario menjelaskan bahwa kerjasama harus dilakukan dengan mabes Polri tidak bisa melalui Polres Ketapang langsung.
Baca: Viral di Medsos, Ini Foto-foto Dugaan Kerjasama Polres Ketapang dengan Kepolisian Tiongkok
Baca: Waspadai Peredaran Oli Palsu, Konsumen Harus Ketahui Beberapa Hal Berikut
Baca: Jadwal Final Piala Dunia 2018 Prancis Vs Kroasia, Begini Cara Nonton Live Streaming Gunakan Ponsel
"Dan plakat (plang) ini yang sudah beredar di media sosial seolah-olah sudah menjadi monumen itu adalah tidak benar ini merupakan plakat yang diajukan atau contoh yang diajukan ke kita jika ada kesepakatan antara kedua belah pihak jadi plakat ini bukanlah suatu monumen yang sudah dibuat. Tidak," katanya.
ia juga menegaskan bahwa tidak adanya kantor kepolisian bersama di Kabupaten Ketapang.