Ali Nasrun: Barang yang Diragukan Keasliannya Tidak Boleh Beredar

Pengamat Ekonomi, Akademisi Untan, Ali Nasrun menuturkan satu hal yang mestinya tidak boleh terjadi.

Ali Nasrun: Barang yang Diragukan Keasliannya Tidak Boleh Beredar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / ISHAK
Pengamat Ekonomi Universitas Tanjungpura, Ali Nasrun 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ishak

TRIBUNPPNTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pengamat Ekonomi, Akademisi Untan, Ali Nasrun menuturkan satu hal yang mestinya tidak boleh terjadi.

Yaitu peredaran barang yang diragukan keasliannya ini, tentunya akan merugikan banyak pihak.

Beredarnya produk oli yang diragukan keasliannya ini bisa saja masuk dalam kategori sebagai tindakan penipuan. Dengan kata lain, ini adalah sebuah kejahatan terhadap konsumen.

Baca: LSM Citra Hanura Apresiasi Kinerja Kajari Sanggau

Konsumen jelas akan sangat dirugikan. Mau asli, tapi ternyata dapat yang palsu.

"Oli, prinsipnya digunakan untuk kebaikan mesin. Saat yang digunakan adalah oli yang bukan asli, manfaatnya tidak akan berfungsi sebagaimana mestinya, sehingga bisa saja mempercepat kerusakan pada mesin," ujarnya.

Peredaran oli yang diragukan keasliannya ini, jelas juga akan memperburuk citra industri dalam negeri kita. Sehingga daya saingnya akan menjadi sangat buruk.

"Saya kira, ini sudah semestinya ditindak oleh pihak berwajib. Terutama pihak kepolisian untuk menindak para pelaku yang terkait, mulai dari produksinya, sampai pada rantai distribusinya," tambahnya.

Teknisnya, tentu pihak kepolisian lebih mengetahuinya. Banyak aspek yang bisa dijerat, mulai dari penipuan, pemalsuan merek, penggunaan merek dagang tanpa izin dan lain sebagainya.

Harapannya ini juga tidak hanya di kepolisian saja. Tapi juga disikapi dan ditindak pihak terkait lainnya, lembaga pemerintah yang memiliki otoritas dan kewenangan untuk menindak.

Halaman
123
Penulis: Ishak
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved