Satu warga Tewas terpanggang

Kebakaran di Gg Merak 3, Edi Kamtono Pastikan Ada Bantuan.

Edi memastikan semua korban saat ini sudah diungsikan ke rumah keluarga masing-masing.

Penulis: Syahroni | Editor: Didit Widodo
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ SYAHRONI
Wakil Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono melihat lokasi kebakaran yang menewaskan satu orang dan 10 lainnya mengungsi di Gang Merak 3, Jalan Pak Kasih, Rabu (4/7/2018). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, TRIBUN - Wakil Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono juga sempat diri meninjau dan memberikan dukungan moral pada korban kebakaran.

"Api dari rumah Pak Efendi merembet ke dua rumah lainnya. Pak Efendinya meninggal dunia dan sekarang mayatnya sudah dimakamkan," ucap Edi Rusdi Kamtono, Rabu (04/07/2018).

Edi memastikan semua korban saat ini sudah diungsikan ke rumah keluarga masing-masing.

Sementara kata Edi, ada korban dari relawan pemadam mengalami luka serius di tangannya. Nadinya putus akibat terkena kaca saat menyelamatkan barang-barang korban.

Baca: Kebakaran di Gg Merak 3, Lurah Kaget Ada Warganya Tewas Terpanggang

Baca: Tiga Rumah di Gg Merak 3 Terbakar, Efendi Tewas Terpanggang

Kemudian satu orang lainnya harus dilarikan ke rumah sakit lantaran terserang jantung ringan karena terkejut dan melompat dari lantai dua menyelamat diri.

"Korban luka berat kami tangani nanti dengan BPJS, yang luka ringan juga saya tangani. Terus korban yang rumahnya kena imbas kebakaran akan kita dampingi bersama dengan BKM kelurahan, dan puskesmas. Agar mereka bisa tinggal sementara di tempat keluarga atau kita carikan tempat lainnya," ujar Edi Kamtono.

?Diduga jasad korban Kebakaran Gang Merak 3
Diduga jasad korban Kebakaran Gang Merak 3 (TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA)

Para korban selamat akan diberikan bantuan makanan siap saji, logistik dari BPBD. Kemudian rumahnya akan diusulkan untuk mendapat program bedah rumah, apabila segala surat-surat mengenai tanah adalah kepemilikan pribadinya.

Edi minta kejadian ini bisa dijadikan pelajaran dan tak terulang lagi di tempat lain, karena memang semua warga harus waspada. Jangan meninggalkan rumah terutama yang berkaitan dengan api seperti bakaran, kompor, strika jaringan listrik dan lain-lain.

"Bagi keluarga yang mungkin punya penyakit tertentu jangan di tinggal, apalagi sampai misalnya yang mempunyai riwayat depresi dan stres jangan di tinggal harus dipantau sehingga hal yang kita tidak harapkan tak terjadi," jelasnya.

Anggota kepolisian dari Polsek pontianak kota dan Polresta Pontianak beserta anggota TNI AD saat berada di lokasi kebakaran Gang Merak 3
Anggota kepolisian dari Polsek pontianak kota dan Polresta Pontianak beserta anggota TNI AD saat berada di lokasi kebakaran Gang Merak 3 (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/HADI SUDIRMANSYAH)

Edi meminta seluruh warga dan RT setempat lebih peduli dengan warga yang ada. Apabila ada yang mengalami gangguan jiwa dan lapirkan segera dengan petugas, karena meraka akan dirawat dengan menggunakan tanggungan BPJS.

Warga yang tak waras, kata dia, seharusnya mendapat pengawasan lebih baik dari keluarga maupun dari warga sekitarnya, karena hal-hal yang dilakukannya dapat merugikan orang lain.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved