Gas Elpiji 3 Kg di Sambas Mulai Langka, Diskumindag Akan Gelar Operasi Pasar Hari Ini

Lanjutnya, ada sebanyak 560 tabung gas elpiji 3Kg yang akan didistribusikan dalam operasi pasar tersebut

Gas Elpiji 3 Kg di Sambas Mulai Langka, Diskumindag Akan Gelar Operasi Pasar Hari Ini
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ FILe
Polisi melakukan pengecekan terhadap kios dan warung yang menjual gas elpiji 3 kilogram untuk memastikan tidak terjadi kelangkaan bagi masyarakat 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag)  Sambas, telah banyak menerima keluhan warga masyarakat dari sejumlah wilayah, yang kesulitan mendapatkan gas elpiji 3kg.

Kabid Perdagangan Diskumindag  Sambas, Nisa Azwarita mengungkapkan, jelang lebaran, semakin bertambah warga masyarakat yang menyampaikan keluhan kepada pihaknya, lantaran gas melon 3 kg sudah semakin langka ditemukan di pasaran di Kecamatan Sambas.

"Banyaknya aduan kelangkaan gas elpiji 3 Kg di Sambas, maka setelah berkoordinasi dengan Pertamina, hari ini kami akan mengadakan operasi pasar gas elpiji 3 Kg di halaman Masjid Agung Babul Jannah Sambas," ungkapnya, Rabu (13/6/2018).

(Baca: Sambas Sebagai Titik Kampanye Monologis, Ini Penjelasan Sutarmidji )

Lanjutnya, ada sebanyak 560 tabung gas elpiji 3Kg yang akan didistribusikan dalam operasi pasar tersebut.

"Dimulai pukul 10.00 WIB, ada sebanyak 560 tabung. Syarat penukaran tabung dengan menunjukkan KTP. Ini dilakukan, agar benar-benar tepat sasaran," tegasnya.

Nisa menerangkan, tak hanya terjadi di Kecamatan Sambas, kondisi kelangkaan gas elpiji 3 Kg juga terjadi di Kecamatan Teluk Keramat.

"Pengaduan kelangkaan gas juga terjadi di Kecamatan Teluk Keramat, harga sudah mencapai Rp 35 ribu per tabung," urainya.

Sehingga menurutnya, akan diadakan juga operasi pasar gas elpiji 3 Kg di Terminal Teluk Kalong pada Kamis (14/6/2018) pukul 10.00 WIB.

(Baca: Forum Perbatasan Kalbar Apresiasi Keberhasilan Tim Siber Ungkap Pungli di Aruk )

"Syarat juga sama, dengan membawa KTP. Operasi pasar gas elpiji 3 Kg di Teluk Keramat nantinya sebanyak 560 tabung," terangnya.

Saat dikonfirmasi lebih lanjut, Nisa membenarkan bahwa kondisi serupa juga terjadi di Kecamatan Paloh.

Padahal, pada Kamis (7/6/2018) lalu, sudah didistribusikan sebanyak 1.120 tabung gas elpiji 3 Kg.

"Padahal di Paloh sudah sebanyak 1.120 tabung dalam operasi pasar yang lalu. Kami lihat, sepertinya disana tidak tepat sasaran, karena banyak orang yang mampu, masih memakai gas 3 Kg juga," sambungnya.

Penulis: Tito Ramadhani
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help