Temua Mayat Perempuan Mengampung di Sungai, Gegerkan Warga Setempat

Agus menjelaskan, menurut keterangan warga setempat, dalam 4 hari terakhir diketahui korban kurang makan dan sering pusing.

Temua Mayat Perempuan Mengampung di Sungai, Gegerkan Warga Setempat
TRIBUN/ISTIMEWA
Mayat korban bernama Cuket (75) ditemukan warga di sungai dengan posisi telungkup di Desa Belitang II Kecamatan Belitang, Minggu (10/6). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rivaldi Ade Musliadi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Sesosok mayat yang mengapung di sungai di Desa Belitang II Kecamatan Belitang membuat geger warga setempat.

Mayat berkelamin perempuan tersebut ditemukan Minggu (10/6) sekitar pukul 15:00 WIB.

Kapolsek Belitang IPDA Agus DJ mengatakan, mayat yang diketahui bernama Sin Kit alias Cuket (75) ditemukan warga tepatnya di lanting (jamban) milik warga bernama Aan.

"Ditemukan tadi sore sekitar pukul 15:00 WIB, informasinya korban memang mengeluh sakit sejak 4 hari yang lalu," ujarnya saat dikonfirmasi Tribun.

Baca: KPU Tak Bisa Tolerir Masyarakat Sengaja Golput

Baca: Almarhum Walikota Pontianak H Madjid Hasan di Mata Tokoh Masyarakat dan Agama

Baca: Pilkada Kubu Raya Timpang, Muda-Jiwo Dominasi Hasil Survei

Baca: Jadi Siluman Hingga Melahirkan di Tengah Kebun, Derita Buruh Perempuan di Perkebunan Sawit

Agus menjelaskan, menurut keterangan warga setempat, dalam 4 hari terakhir diketahui korban kurang makan dan sering pusing.

Korban di ketahui oleh Aan yang merupakan adik kandung korban turun ke sungai untuk mandi. Setelah itu Aan pergi ke arah hulu kerumah Andi.

"Setelah beberapa jam warga sekitar merasa curiga, kenapa bu Cuket (korban) tidak ada tapi sabunnya ada, warga sekitar sungai berusaha mencari," katanya.

Namun, sekitar pukul 14.00 WIB warga bernama Akiong turun ke sungai untuk mencari, dan korban ditemukan sudah tidak bernyawa dengan posisi telungkup dengan wajah korban posisi ke bawah air.

"Selanjutnya korban dibawa kerumah korban untuk menunggu tindak lanjut dari keluarga korban," tukasnya. 

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help