BNN Tangkap Pengedar Narkoba Jaringan Singkawang-Manado

Pihaknya dibantu Badan Narkotika Nasional Kota Singkawang mendatangi Lapas Singkawang pada Jumat (1/6).

BNN Tangkap Pengedar Narkoba Jaringan Singkawang-Manado
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHOINO KRISTO SEBASTIANUS MELANO
Kabid Berantas Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Utara, AKBP Jhon Thenu, SH. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Kabid Berantas Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Utara, AKBP Jhon Thenu, SH mengatakan pihaknya dibantu Badan Narkotika Nasional Kota Singkawang mendatangi Lapas Singkawang pada Jumat (1/6).

Kedatangan ke Lapas ini, kata Jhon Thenu, SH lantaran berdasarkan pengembangan kasus tindak kejahatan narkotika di Manado, ada lima tersangka yang berasal dari jaringan di Kota Singkawang.

Berdasarkan penjelasan Jhon Thenu, tiga tersangka tersebut berada merupakan narapidana di Lapas Singkawang, sehingga akhirnya petugas BNN Provinsi Sulawesi Utara mengkonfirmasi ke pihak Lapas Singkawang untuk menginterogasi narapidana tersebut.

Sedangkan dua tersangka lainnya, merupakan pihak kurir yang membantu memuluskan aksi yang tiga tersangka dengan tersangka MH, sebagai bandarnya.

“Kami melakukan penangkapan di Manado, dan kami dari BNN Propinsi Sulut bersama anggota tim berangkat ke sini, kemudian setelah dilakukan penyelidikan, kemudian melakukan introgasi , dan barang tersebut ounya tersangka MH,” kata Jhon Thenu, Selasa (5/6/2018).

Barang haram tersebut dikirim melalui jasa ekspedisi, melalui tersangka AG, yang dikirim dari Kota Singkawang ke Kota Manado, ini diketahui berdasarkan foto resi pengiriman oleh tersangka AG yang dikirim ke tersangka HG.

“Sebenarnya ada lima paket yang dikirim, namun yang kita temukan dari mereka sebanyak satu paket, di dalam paket tersebut ditulis dengan nama bodong, dan untuk tulis di paket itu hanya sebuah dodol,” katanya.

Ternyata transaksi narkoba dengan jaringan Singkawang- Manado ini, papar Jhon Thenu, baru diketahui sebanyak dua kali pengiriman.

“Para tersangka ini, akan kami bawa ke Sulawesi Utara untuk melengkapi pemeriksaan di sana,” ujarnya.

Kalapas Kelas II B Singkawang, Sambiyono ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut.

Dia berjanji akan memberikan keterangan lebih lanjut.

"Nanti kita akan konpres," ucapnya.

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help