Ledakan Bom di Surabaya

Istri Terduga Teroris yang Ditembak Mati di Sidoarjo PNS Kemenag

pihaknya masih terus menelusuri apakah Wiqoya terlibat aktif dalam membantu suaminya

Istri Terduga Teroris yang Ditembak Mati di Sidoarjo PNS Kemenag
Kristian Erdianto
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin saat ditemui di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Selasa (20/12/2016). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Wiqoya (48), istri dari Budi Satrio (49), terduga teroris yang ditembak mati Densus 88 di Sidoarjo, Jawa Timur, adalah pegawai negeri sipil di kantor wilayah Kementerian Agama Jawa Timur.

Hal tersebut dibenarkan oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

"Ya, informasi yang kami dapatkan dari Kanwil Kemenag Jatim dan sejumlah aparat inspektorat jenderal yang kami terjunkan kesana, memang betul, terkonfirmasi hal itu," kata Lukman di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (15/5/2018).

Baca: Kronologis Penangkapan Dua Terduga Teroris di Palembang oleh Densus 88

Lukman mengatakan, saat ini pihaknya masih terus menelusuri apakah Wiqoya terlibat aktif dalam membantu suaminya merencanakan aksi terorisme.

Wiqoya saat ini sudah diamankan oleh pihak kepolisian. Ia memastikan, akan ada sanksi tegas jika Wiqoya terbukti melanggar hukum.

"Kami sedang melakukan komunikasi terus dengan aparat penegak hukum," kata Lukman.

Lukman beralasan, Kemenag saat ini adalah kementerian yang paling banyak memiliki satuan kerja di daerah. Aparatur Sipil Negara di Kemenag mencapai 220.000 orang.

"Dengan banyaknya ASN kita, tentu kemampuan kami untuk betul-betul mengetahui aktivitas setiap ASN terbatas. Kita tidak tahu di luar kantor, ASN kita melakukan apa saja," kata dia.

Baca: Mirip di Surabaya, Ledakan Bom di Rusunawa Wonocolo di Sidoarjo juga Diduga Libatkan Satu Keluarga

Lukman menambahkan, Kemenag akan melakukan evaluasi dan meningkatkan kewaspadaan atas kejadian ini.

Ia menekankan, setiap ASN yang bertugas di Kemenag harus bekerja sesuai sumpah dan janji saat dia dilantik.

"Karenanya kami di Kemenag akan tegas memberikan sanksi kepada seluruh ASN kita ketika yang bersangkutan melanggar hukum, sumpah, regulasi dan khususnya aturan ASN," kata dia.

Baca: 3 Tewas akibat Bom di Rusunawa Wonocolo Sidoarjo, Saksikan juga Videonya

Terduga teroris Budi Satrio ditembak tim Densus 88 di rumahnya di kompleks Perumahan Puri Maharani Blok A4/11, Desa Masangan Wetan, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (14/5/2018).

Kejadian tersebut diketahui warga sekitar pukul 07.30 WIB ketika dari arah rumah terduga teroris terdengar bunyi tembakan dua kali.

Budi sudah menempati rumah tersebut sejak 2006, bersama istrinya, Wiqoya.

* Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Menag Benarkan Istri Terduga Teroris di Sidoarjo adalah PNS Kemenag

Editor: haryanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help