Jaringan Internet Kurang Baik Ganggu Pelaksanaan UNBK di Kecamatan Kubu
Ia menilai, kewenangan pengelolaan SMA/SMK yang kini di ambil alih oleh provinsi, sebaiknya di kembalikan lagi ke kabupaten.
Penulis: Try Juliansyah | Editor: Jamadin
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Pelaksanaan UNBK tingkat SMA/Sederajat ternyata tidak dapat berjalan lancar seratus persen. Terutama di daerah yang cukup jauh dari pusat pemerintahan.
Ketua Komisi IV DPRD Kubu Raya, Yuslanik yang turun langsung menyaksikan UNBK di Kecamatan Kubu menilai pelaksanaan UNBK masih kurang baik.
(Baca: Forkopimda Singkawang Pantau Pelaksanaan UNBK )
"Saya sekarang sedang memantau pelaksanaan UNBK di Kecamatan Kubu. Saya liat di sini, kendalanya listriknya mati-mati, dan perangkatnya kurang. Jadi pemerintah jangan terlalu memaksakan, kalau memang daerah tidak bisa, terutama jaringan internet sini putus-putus. Yang rugi siswa, mereka tidak fokus mengerjakan soal," ujarnya, Senin (9/4)
Ia menilai, kewenangan pengelolaan SMA/SMK yang kini di ambil alih oleh provinsi, sebaiknya di kembalikan lagi ke kabupaten.
Dengan kondisi Kalbar yang begitu luas, tentu provinsi tidak akan efektif untuk mengurusi semua sekolah SMA/SMK yang tersebar di 14 kabupaten.
(Baca: Kurang Sopan, Hakim Tegur Keras Saksi Kemenag Yang Tunjuk Dirinya di Sidang Bos First Travel )
"Penerapan UNBK tingkat SMA/SMK yang di targetkan seratus persen ini terlalu di paksakan," lanjutnya.
Menurutnya, persoalan ketidak siapan itu, akibat kebijakan pemerintah yang tak paham dengan kondisi sekolah yang berada di daerah.
"Memang sebenarnya, yang paham kondisi sekolah di daerah itu pemerintah daerah. Karena itu, sebaiknya pengelolaan SMA/SMK ini di kembalikan lagi ke masing-masing kabupaten/kota," pungkasnya.