DBD Renggut Satu Nyawa di Ketapang

Sedangkan kasus pasien pasien DBD yang dirujuk ke Pontianak lantaran di RSUD Agoesdjam Ketapang alat pemisah trombosit sedang rusak

Penulis: Subandi | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ SUBANDI
Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Ketapang, Rustami SKM MKes 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Subandi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG – Sejak Januari hingga Maret 2018 terdapat 150 kasus demam berdarah dengue (DBD) di Ketapang. Satu di antaranya terdapat satu anak di Kota Ketapang meninggal. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Ketapang, Rustami.

“Di antara 150 kasus DBD di Ketapang itu ada satu korban meninggal. Serta satu kritis dan sudah dirujuk ke Rumah Sakit di Pontianak,” kata Rustami di Ketapang, Senin (9/4).

Ia menjelaskan korban meninggal merupakan warga Jl Mulia Keluraran Sampit Kecamatan Delta Pawan yang memang daerah rawan DBD. Namun ia belum mengetahaui secara pasti bagaimana kronolgis hingga korban meninggal.

(Baca: Jaringan Internet Kurang Baik Ganggu Pelaksanaan UNBK di Kecamatan Kubu )

Sedangkan kasus pasien pasien DBD yang dirujuk ke Pontianak lantaran di RSUD Agoesdjam Ketapang alat pemisah trombosit sedang rusak. Sehingga tidak dapat digunakan untuk pasien dan akhirnya harus dirujuk ke Rumah Sakit di Pontianak.

“Saya sudah tanyakan lke penanggung jawab laboratorium RSUD Agoesdjam. Katanya alat pemisah trombosit itu rusak karena tegangan listrik yang suka turun naik. Pada hal alat tersebut sangat mahal harganya miliaran rupiah,” jelasnya.

Ia menegaskan pihaknya sebelum ini tak tahu jika alat itu sudah rusak. Sebab itu ia berharap alat tersebut segera diperbaiki pihak RSUD Agoesdjam. Sehingga jika ada pasien yang kritis tidak lagi harus dirujuk ke Pontianak.

“Alat itu penting sekali bagi kita. Sebab kalau ada pasien DBD kritis tapi harus dirujuk ke Pontianak yang jaraknya jauh tentu sangat beresiko. Kita harap kedepan alat itu segera diperbaiki agar pasies tak lagi dirujuk ke Pontianak,” harapnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved