Bocor Lagi, Facebook Kecolongan Data Analitik CubeYou

Ini klaim serius, kita telah menangguhkan CubeYou dari Facebook selama kita melakukan penyelidikan

Editor: Jamadin
KOLASE TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
FACEBOOK 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Sebelumnya, Fcebook tersandung skandal kebocoran data penggunanya oleh perusahaan Cambridge Analytica. Kali ini, Facebook kembali kecolongan dari perusahaan data analitik bernama CubeYou.

Dilansir dari CNBC, Facebook kini menangguhkan perusahaan analisis data tersebut sambil menunggu penyelidikan, setelah pihak CNBC memberi informasi bahwa CubeYou diduga mengumpulkan informasi pengguna melalui kuis.

(Baca: Terkena DBD, Supriadi Tak Menyangka Anaknya Akan Meninggal Dunia )

"Ini klaim serius, kita telah menangguhkan CubeYou dari Facebook selama kita melakukan penyelidikan. Jika mereka gagal atau menolak dilakukan audit, aplikasi mereka akan diblokir," ujar Ime Archibong, Vice President of Product Partnership Facebook, dalam pernyataan di email.

CNBC melaporkan bahwa perusahaan analitik data tersebut menyesatkan penggunanya dengan mengatakan bahwa informasi yang dikumpulkan lewat kuis semata hanya untuk kepentingan penelitian akademis nirlaba, walaupun kenyataannya dibagikan kepada para pemasar.

Skenario seperti ini sangat mirip dengan skandal yang belum lama ini menimpa raksasa media sosial itu.

(Baca: Jaringan Internet Kurang Baik Ganggu Pelaksanaan UNBK di Kecamatan Kubu )

Facebook akan bekerja dengan Kantor Komisi Informasi UK (ICO) untuk bertanya tentang pemgembangan aplikasi secara umum lewat Pusat Psikometri yang disalahgunakan oleh Kogan.

Aleksander Kogan adalah peneliti yang merancang kuis yang juga digunakan oleh Cambridge Analytica.

Sejak skandal Cambridge Analytica mencuat, CEO Facebook Mark Zuckenberg mengkalim bertanggung jawab secara pribadi atas kebocoran data privasi, dan telah membuat beberapa inisiatif untuk meningkatkan pengaturan pengguna atas data mereka.

 Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Facebook Kecolongan Lagi, Kali Ini Dari Perusahaan Data Analitik CubeYou.

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved