Paskah, Romo Is Ajak Umat Kembalikan Keutuhan Alam
Supaya alam ciptaan dikembalikan lagi seperti semula seutuhnya, karena kita juga hidup bersama-sama dengan alam,
Penulis: Faiz Iqbal Maulid | Editor: Jamadin
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Adelbertus Cahyono
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Pastor Paroki Sukadana, Romo Istejemaya menyampaikan, saat ini kesenjangan antara manusia dan alam sudah semakin terlihat.
Oleh sebab itu, dia mengajak seluruh umat nasrani untuk sama-sama memaknai bahwa Paskah tahun ini juga berarti Tuhan telah bangkit bagi seluruh ciptaannya di muka bumi ini, termasuk alam.
Itulah mengapa "Bergerak dan Berjuang Mewujudkan Sukacita di Seluruh Ciptaan di Bumi Kalimantan" ini disepakati sebagai tema Paskah di Gereja Emmanuel, Paroki Sukadana, Kabupaten Kayong Utara.
(Baca: Kebijakan 1 NIK 3 SIM Card, Ini Keluhan Pemilik Kounter Pulsa )
Diharapkan, melalui tema tersebut seluruh umat dapat tergerak hatinya untuk sama-sama menyadari betapa pentingnya alam bagi keberlangsungan makhluk hidup di muka bumi ini.
"Supaya alam ciptaan dikembalikan lagi seperti semula seutuhnya, karena kita juga hidup bersama-sama dengan alam," katanya usai memimpin perayaan ibadah Paskah di Gereja Emmanuel, Minggu (1/4/2018).
(Baca: Mantan Bupati Henrikus Ajak Masyarakat Jangan Malu Bertani )
Menurutnya, kondisi alam baik secara global maupun di Indonesia sendiri kian memprihatinkan dari hari ke hari, sudah tidak lagi menggambarkan kedekatan antara manusia dan alam.
Hal itu terbukti dengan semakin sulitnya manusia memprediksi kondisi cuaca yang semakin tak beraturan.
Sehingga tak heran apabila belakangan berbagai bencana alam marak terjadi dimana-mana.
"Air juga sekarang kan harus beli, padahal dulu kita bisa mengambil dari alam, oleh sebab itu perlu untuk dikembalikan seperti asalnya supaya nyaman bagi manusia," jelas pria asal Yogyakarta, Jawa Tengah ini.
Seluruh umat, katanya, sebetulnya juga dapat ikut berkontribusi untuk mengembalikan keutuhan alam seperti sedia kala melalui sejumlah cara sederhana.
Beberapa cara yang bisa dilakukan adalah dengan tidak membuang sampah sembarangan dan menanam pohon.
"Kita semua harus bergerak, saling bekerjasama untuk mengembalikan ciptaan-Nya itu," pungkasnya.