Buka Musda PFKPM, Ini Arahan Asiten III Setda Sanggau
ia berharap PFKPM Sanggau menjadi organisasi yang modern yang mampu menjawab tantangan zaman.
Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Jamadin
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hendri Chornelius
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Asisten III Setda Sanggau, H Joni Irwanto membuka Musyawarah Daerah Persatuan Forum Komunikasi Pemuda Melayu (PFKPM) IV Kabupaten Sanggau yang dilaksanakan di GPU Sanggau, Minggu (1/4/2018).
Dalam sambutanya, ia berharap PFKPM Sanggau menjadi organisasi yang modern yang mampu menjawab tantangan zaman.
Dikatakanya, personil yang ada di dalam struktur kepengurusan harus mampu membangun personal-personal pemuda melayu supaya lebih berkualitas.
(Baca: Kawasan Konservasi jadi Polemik di Kapuas Hulu, Warga: Hanya Mencari Sesuap Nasi )
Joni menambahkan, untuk menjadi organisasi modern, PFKMP harus memiliki data. Misalnya, berapa jumlah warga Melayu di kampung-kampung yang berpendidikan Sarjana, berapa yang tamatan SLTA, SLTP, dan berapa yang yang sudah bekerja, apa keahlian atau keterampilan mereka, berapa yang masih dalam garis kemiskinan.
“Apakah kita punya data-data ini, coba kita tanya. Misalnya departemen data dan informasi, berapa puak Melayu yang miskin, berapa yang tak tahu ngaji, berapa pengusaha dari kalangan Melayu. Jangan-jangan budaya yang bersandarkan pada syara dan syara bersandarkan pada agama tidak secara hikmat kita lakukan, ” tegasnya.
Untuk itu, mulai hari ini, Joni berharap PFKPM merekstrukturisasi organisasi ini untuk menjawab tantangan zaman. “Puak Melayu yang di luar sana sedang menunggu rumusan strategis yang dibahas hari ini, mereka ingin mendapatkan hasil untuk kemaslahatan bersama karena intinya pengurus ini adalah pelayan bagi mereka. Atas nama Pemerintah Daerah, saya sampaikan selamat melaksanakan Musda IV PFKPM, Semoga ke depan PFKPM manpu menunjukan eksistensinya ditengah - tengah tantangan zaman saat ini, ” katanya.
Sementara itu, Pangeran Ratu Surya Negara Gusti Arman menyampaikan ucapan selamat Musda IV kepada PFKPM Kabupaten Sanggau. Semoga apa yang di lakukan pada hari ini bisa mengangkat harkat, martabat dan kejayaan Melayu. Ia mengajak seluruh puak Melayu untuk tetap bersatu menjaga Kabupaten Sanggau agar tetap aman.
“Dan kami dari Keraton Surya Negara setiap tahun melaksanakan Festival Budaya Paradje' yang intinya adalah festival pembersih negeri. Maksudnya supaya Sanggau yang kita cintai ini jauh dari gangguan, tidak ada ancaman dan jauh dari mala petaka. Di festival ini kami juga mengembangkan adat dan budaya Melayu, ” ujarnya.
Usai pembukaan, dilanjutkan dengan pelantikan panglima Melayu, Pelantikan Badan Otonom PFKPM atau Persatuan Perempuan Pemuda Melayu Kabupaten Sanggau dan Pelantikan Pelajar dan Mahasiswa Melayu Kabupaten Sanggau.
Musda IV mengangkat tema Dengan Musyawarah IV Pemuda Melayu Kabupaten Sanggau Tahun 2018 Kita Bangun Komunikasi dan Kebersamaan Serta Kebangkitan dan Kejayaan Puak Melayu itu dihadiri Anggota DPR RI Dapil Kalbar dari Fraksi PAN, H Sukiman, MM, Pangeran Ratu Surya Negara Gusti Arman, Sultan Sintang Pangeran Ratu Sri Kesuma Negara HRM Ikhsan Perdana Ismail Tsyafioeddien, Ketua MABM Sanggau, Budi Darmawan, Wakil Ketua PFKPM Kalbar, Muhammad Chandra, Perwakilan PFKPM Kabupaten/Kota, Pengurus Persatuan Orang Muda Melayu (POM) Sanggau, Perwakilan DAD Sius Manan, para Ketua dan perwakilan Paguyuban yang ada di Kabupaten Sanggau, Pengurus PFKPM 15 Kecamatan.